Dasar Ajaran Trutunggal Tertulis Jelas di Alkitab.

Ajaran Tritunggal ini memang menjadi perdebatan dalam setiap berbicara tentang alkitab, sehingga melahirkan pertanyaan besar: “Apakah Ajaran Tritunggal itu, ada tertulis dalam Alkitab”?

Pertanyaan besar tsb, dijadikan oleh kalangan non kristen untuk menggoyahkan orang2 percaya, sebab tidak banyak manusia yg “menyadari”, bahwa sebenarnya… Ajaran Tritunggal itu, ada tertulis dgn “sangat jelas di alkitab”.

Alkitab mencatat, ada 3 Nama Allah, yaitu:

(1). Nama Allah sebelum menjadi manusia, yaitu: YHVH.
(2). Nama Allah setelah menjadi manusia, yaitu : Yesus.
(3). Nama Allah yg terakhir, dan akan diberitahukan Allah, “khusus” pada orang2 yg diselamatkan (Wahyu 3:12…Nama Ku yg BARU).

Jadi, itulah dasar ajaran tritunggal, bahwa Allah yg Esa itu memiliki 3 Nama atau 3 kepribadian.

Jadi “tidak benar” tuduhan non kristen, yg menyatakan… Ajaran Tritunggal itu “tidak tertulis di alkitab”.

Mengapa tidak banyak manusia yg tahu, tentang ke 3 nama Allah tsb ??

Sebab, pemberitahuan tentang “nama allah yg ke 3” tsb, hanya sepenggal kalimat dalam alkitab, hingga banyak yg tidak menyadarinya.

Jbu…

Gak usah ngalor-ngidul bikin konsep Tritunggal, bray :

(13) Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?”

(14) Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

Noh, satu lagi NAMA ALLAH yang termaktub di Alkitab.

Jadi fix, teori ngalor-ngidul elo gugur sudah. So, gak usah pusing-pusing mikirin konsep Tritunggal. Pelajari az dari tulisannya bapa gereja Tertulianus. Gitu az kok ribet.

Ujung ujung konsep Tri tunggal adalah sabelianisme yang di nyatakan sesat oleh penganut Trinitarian sendiri.

Jadi apa untungnya membahas itu lagi hanya muter muter dalam segitiga abadi

Salam

Konsep yang mana dulu, bray ???

Gereja Kristen udah berumur 2000 tahun lebih dan jika ada penyesatan-penyesatan baik internal maupun eksternal, itu pun sudah diperingatkan oleh para rasul sendiri.

So, pesan gue ke elo, ketimbang elo bikin-bikin konsep sendiri, lebih baik berpegang az pada ajaran-ajaran para Bapa Gereja. Dijamin elo gak bakal muter-muter dalam segitiga abadi imajinasi elo sendiri.

JAWABAN TEGAS =
TRITUNGGAL.NET

sangat mendukung Judul Topik “Ajaran Trutunggal Tritunggal Tertulis Jelas di Alkitab”

judulnya setuju, tapi isinya saya agak sedikit beda paham dengan bro Pencerah888.

Tritunggal dalam Firman Tuhan mencatat, Bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Satu.

sama seperti murid murid itu adalah 12 orang orang yang punya sifat yang berbeda beda, punya tujuan yang berbeda beda, punya motif yang berbeda beda, punya kepentingan yang beda beda di awal mereka di rekrut jadi murid. namun karena sering sering berjalan bersama sama dengan Yesus, makan bersama, tidur bersama, belajar bersama, berbicara, melayani bersama… kemana mana mereka selalu bersama sama.
maka walaupun di awal awal pelayanan mereka sering berbeda pendapat.

namun diakhir pelayanan mereka, para murid itu menjadi satu dengan Kristus, satu pelayanan, satu hati, satu tujuan, satu keinginan, satu kemauan. hanya seorang dari ke 12 itu yang menyimpang.

Yang satu orang itu tidak mau menjadi satu. dia menyimpang dan akhirnya tersesat.

begitulah dengan Tritunggal.
sama seperti Petrus bukanlah Yohanes, dan Matius bukanlah Andreas.
begitulah Yesus bukanlah Roh Kudus, dan Roh Kudus bukanlah Bapa.

namun ke Tiganya adalah Satu. Tunggal, Esa…

Yesus Kristus sangat merindukan sifat tritunggal menjadi sifat umat umat-Nya…
Menjadi satu di dalam Keluarga: Bapa Ibu Anak dipenuhi cinta kasih, kedamaian dan persekutuan Roh.

Menjadi satu di dalam Jemaat: sekalipun berbeda beda suku bangsa, namun Satu Hati, Satu Tujuan, satu Semangat dalam pelayanan.

dan pada akhirnya menjadi satu di dalam Kerajaan-Nya apabila Dia datang kelak untuk menjemput umat umat-Nya.

salam
TYM

pada point 3 yang anda maksudkan adalah tritunggal/trinity? atau apakah namaNya?

atau hanya pake gambar segitiga bro?

atau anda punya jawaban lain?

:slight_smile:

salam

@L.O.T mengartikan Sabelianisme adalah Allah hanya mempunyai satu pribadi, tetapi mempunyai tiga perwujudan/manifestasi seperti di trit tulisanmu sendiri, di Forum Terbuka bagi NonKristen.
Itu berbeda dari pengertian Tritunggal oleh Kristen. Kristen mengartikan Tritunggal sebagai: Allah satu esensi memiliki tiga pribadi.
Tetapi, @L.O.T nekat menuding sabelianisme yang di nyatakan sesat oleh penganut Trinitarian sendiri, seolah-olah pemahamanmu sudah benar seperti pemahaman Trinitarian (Kristen). Bedakan Sabelianisme yang @L.O.T maknai sebagai Allah satu pribadi tiga perwujudan dengan keimanan Kristen, Allah satu esensi tiga pribadi.

Damaikan hatimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Doktrin Kristen atau Kristiani tentang Tritunggal atau Trinitas (kata Latin yang secara harfiah berarti “tiga serangkai”, dari kata trinus, “rangkap tiga”) menyatakan bahwa Allah adalah tiga pribadi atau hipostasis yang sehakikat (konsubstansial)—Bapa, Putra (Yesus Kristus), dan Roh Kudus—sebagai “satu Allah dalam tiga Pribadi Ilahi”. Ketiga pribadi ini berbeda, tetapi merupakan satu “substansi, esensi, atau kodrat” (homoousios). Dalam konteks ini, “kodrat” adalah apa Dia, sedangkan “pribadi” adalah siapa Dia.

pendekatan yang paling cocok dalam dunia administrasi adalah kertas 3 Ply - rangkap 3

  1. lembar pertama - Lembar Asli warna putih
  2. lembar kedua - lembar copy 1 warna merah
  3. lembar ketiga - lembar copy 2 warna ijo

Apa yang tertulis di lembar pertama tertulis di lembar kedua dan apa yang tertulis di lembar kedua tertulis juga di lembar ketiga secara lembaran terdiri 3 lembar secara hakekat adalah kertas dan disebut dengan kertas rangkap 3.

====================

saya tidak menuding bro, tapi pada kenyataannya dalam khotbah gereja kebanyakan seperti itu dimana sudah tidak ada perbedaan antara trinitarianisme dan sabelianisme … mungkin anda bisa tonton khotbah pendeta gilbert, pdt soru dan pendeta di gereja anda, simak secara seksama khotbah mereka … bila anda pernah mendengar kata bahwa Tuhan Yesus sendiri yang adalah Allah yang datang sebagai manusia kedalam dunia maka itu sudah sama dengan sabelianisme.

mungkin yang saya tangkap dari anda dalam diskusi kita di board sebelah :

saya bertanya :

Tuhan Yesus berdoa kepada siapa?

anda menjawab :

sedang berbicara dengan dirinya sendiri (dengan menganalogikan saat kita hendak membeli sesuatu)

sabelianisme sering mengatakan seperti itu juga karena mereka mengimani bahwa Tuhan Yesus adalah Allah Bapa yang menjadi manusia yang bernama Yesus.

perbedaan kalian hanyalah hal pribadinya tapi dalam khotbah atau penjelasan sehari hari pada dasarnya kalian sama :slight_smile:

Syalom

Apa yang hendak Anda sampaikan, @L.O.T?

Benarkah @L.O.T menulis: Allah satu pribadi tiga perwujudan?
Jika benar, tulisanmu itu tidak sama dengan keimanan Trinitas ato Tritunggal Kristen yang mengimani Allah itu esa bukan tunggal, dengan tiga pribadi. Kristen sejati mengimani Allah Tritunggal.

Pendekatan yang menurut otak @L.O.T yang senada seirama sejalan dengan pemikiran Arius itu, yang mengatakan Trinitas paling cocok dalam dunia administrasi adalah kertas rangkap 3, hanya pembenaran saja. Ketiga lembar rangkapan @L.O.T itu dimiliki oleh pihak berbeda. Lembar putih, lembar merah, dan lembar ijo masing-masing terpisah, diberikan kepada pihak berbeda. Pendekatan seperti itu tidak dapat diterapkan kepada Tritunggal. Masing-masing pribadi pada Tritunggal dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan.

Jika @L.O.T menuliskan bahwa khotbah di kelompok-kelompok penganut Tritunggal sudah tidak berbeda antara trinitarianisme dan sabelianisme, kemukakan buktinya. Jika hanya klaim tanpa bukti, itu semakin menyamakan @L.O.T dengan muallaf yang sok tahu tentang Alkitab. Padahal, nihil.

Dari siapa pula @L.O.T menerima ajaran bahwa Tuhan Yesus Kristus datang sebagai manusia kedalam dunia adalah sama dengan sabelianisme?
Pernah @L.O.T baca Yoh 1:1 dan Yoh 1:14?
Yoh 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Yoh 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Ngomong-ngomong, Kitab Suci yang @L.O.T gunakan menyajikan Yoh 1:1 dan Yoh 1:14 seperti itu, bukan?
Kalo @L.O.T penganut Saksi Yehuwa, konon, Yoh 1:1-nya bukan seperti itu.

@L.O.T itu sesat, tidak mengerti Kitab Suci.

Damaikan hatimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Menurut anda, apakah di Alkitab Malaikat disebut sebagai Allah juga?

Tidak. Sependek penangkapanku, malaikat tidak disebut sebagai Allah.

Apa kaitannya?

Damaikan hatimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

ada tertulis :
13:6 Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku. 13:21 Sejak itu Malaikat TUHAN tidak lagi menampakkan diri kepada Manoah dan isterinya. Maka tahulah Manoah, bahwa Dia itu Malaikat TUHAN. 13:22 Berkatalah Manoah kepada isterinya: “Kita pasti mati, sebab kita telah melihat Allah.”

apakah sesuai sepenangkapan anda?

Salam

Kutangkap, yang @L.O.T merahkan itu adalah perkataan Manoah, sebagai tanggapan Manoah atas cerita istrinya. Justru, hal itu menjelaskan bahwa yang datang kepada istri Manoah itu bukan Allah, melainkan abdi Allah atau malaikat Allah. Jika yang datang kepada istri Manoah itu adalah Allah sendiri, maka menurut perkataan ato lepercayaan Manoah, mereka (Manoah dan khususnya istri Manoah) pasti mati karena melihat Allah.
Faktanya, istri Manoah tidak mati meski telah melihat abdi Allah ato malaikat Allah yang datang kepadanya.
Jadi, abdi Allah ato malaikat Allah itu bukan Allah.

Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat.
Semoga damai menyertaimu.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Dan anda salah tangkap ;D

:smiley: Kalo hanya menulis bahwa partisipan lain salah tangkap, tanpa memberitahukan landasan mengapa menyimpulkan salah, misalnya dengan memberitahukan bagaimana yang @L.O.T maksudkan dengan tulisanmu, dan bagaimana ditangkap oleh partisipan lain, sehingga tersimpulkan bahwa tangkapan partisipan lain itu, salah, kunilai termasuk jeblok. ;D

Semoga damai menyertaimu.
Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

anda salah nangkap bro

Tulisan saya :
“Kita pasti mati, sebab kita telah melihat Allah.”

salah tangkap anda :
Kutangkap, yang @L.O.T merahkan itu adalah perkataan Manoah, sebagai tanggapan Manoah atas cerita istrinya.

anda salah tangkap karena tidak melihat cerita lengkap di alkitab :

Hakim-hakim 13:1-25; yang akan saya kutip ayat 19-23
Perhatikan tulisan biru dibawah :

13:19 Sesudah itu Manoah mengambil seekor anak kambing dan korban sajian, lalu mempersembahkannya kepada TUHAN di atas batu. Lalu diperbuat-Nya keajaiban, sementara Manoah dan isterinya memandanginya.
13:20 Sedang nyala api itu naik ke langit dari mezbah, maka naiklah Malaikat TUHAN dalam nyala api mezbah itu. Ketika Manoah dan isterinya melihat hal ini, sujudlah mereka dengan mukanya sampai ke tanah.
13:21 Sejak itu Malaikat TUHAN tidak lagi menampakkan diri kepada Manoah dan isterinya. Maka tahulah Manoah, bahwa Dia itu Malaikat TUHAN.13:22 Berkatalah Manoah kepada isterinya: "Kita pasti mati, sebab kita telah melihat Allah."13:23 Tetapi jawab isterinya kepadanya: “Seandainya TUHAN hendak membunuh kita, maka tidaklah Ia menerima korban bakaran dan korban sajian dari tangan kita dan tidaklah Ia memperlihatkan semuanya itu kepada kita dan tidaklah Ia memperdengarkan hal-hal yang demikian kepada kita pada waktu sekarang ini.”

jadi waktu itu manoah ada bersama istrinya dan bukan berdasarkan sepenangkapan anda bahwa hanya menanggapi cerita istrinya ;D

pada perikop itu :

  • Malaikat TUHAN, “Menampakkan diri” kepada Istri Manoah
  • Malaikat TUHAN dalam tubuh kemuliaan sehingga istri manoah menceritakan kepada suaminya menggunakan kata “seorang” dan pada peristiwa selanjutnya menggunakan kata “orang”
  • Manoah melihat seorang abdi Allah dan dia tahu bahwa itu Malaikat TUHAN akan tetapi dia berkata seperti tulisan merah

jadi jelas anda salah nangkap ;D karena tidak melihat dan membaca referensi ayat yang saya berikan secara lengkap untuk memahami tulisan saya :smiley:

salam jeblok :slight_smile:

Bwahhaahhaahhaa…
Yang Manoah dan istrinya pandangi ialah Malaikat TUHAN naik dalam nyala api, bukan Tuhan.
Konyoool, konyol.

pada perikop itu : - Malaikat TUHAN, "Menampakkan diri" kepada Istri Manoah - Malaikat TUHAN dalam tubuh kemuliaan sehingga istri manoah menceritakan kepada suaminya menggunakan kata "seorang" dan pada peristiwa selanjutnya menggunakan kata "orang" - Manoah melihat seorang abdi Allah dan dia tahu bahwa itu Malaikat TUHAN akan tetapi dia berkata seperti tulisan merah
Bwahhaahhaahhaaa... Cermati ayat 21, bahwa yang dilihat Manoah dan istrinya adalah Malaikat Tuhan. Cermati ayat 22, itu adalah kepercayaan Yahudi, bahwa yang melihat Allah muka ketemu muka, akan tewas. Cermati ayat 23, perkataan istri Manoah meyakinkan Manoah bahwa yang mereka lihat [b]bukan Allah[/b], terbukti dari [b]mereka tidak tewas.[/b]
jadi jelas anda salah nangkap ;D karena tidak melihat dan membaca referensi ayat yang saya berikan secara lengkap untuk memahami tulisan saya :D
@L.O.T yang salah tangkap, menuding sebaliknya. Di perikop itu tidak kelihatan Allah, [b]hanya persangkaan Manoah bahwa mereka melihat TUHAN[/b] yang @L.O.T merahkan.
salam jeblok :)
[i]Bener[/i], @L.O.T memang jeblok.

Semoga damai menyertaimu.
Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat, jangan terlambat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

dari komentar - komentar anda kelihatan memang bahwa doktrin tritunggal lebih utama dari ayat alkitab :slight_smile:

Sudah jelas - jelas tertulis :

  • Manoah dan Istrinya melihat malaikat dalam rupa manusia sehingga ditulis “orang”
  • Manoah dan Istrinya melihat orang itu naik bersama dengan korban persembahan mereka sehingga mereka takut dan sujud dengan muka sampai ke tanah
  • Manoah mengatakan melihat Allah sekalipun yang dilihatnya adalah malaikat TUHAN yang menampakkan diri dalam bentuk manusia

penilaian kita berbeda karena :

anda berdasarkan tritunggal :

  • malaikat TUHAN bukanlah Allah
  • malaikat derajatnya rendah dimata anda karena dikatakan manusia akan menghakimi malaikat

saya berdasarkan apa yang tertulis di alkitab

  • malaikat TUHAN adalah allah dan jika di utus dalam nama TUHAN maka TUHAN, Allah Israel tidak mempermasalahkan hal tersebut sebab malaikat itu tidak datang dalam namanya sendiri. sehingga saat manoah menanyakan namanya untuk mereka muliakan, malaikat itu menolak memberitahukan namanya karena akan disalah gunakan manusia.
  • Malaikat TUHAN derajatnya tidaklah dibawah manusia sekalipun mereka adalah pelayan - pelayan yang diutus kepada orang yang berhak memperoleh keselamatan dan pemenuhan janji TUHAN, Allah Israel

saya ulangi lagi bahwa doktrin tritunggal lebih anda muliakan dari pada alkitab sendiri sebab segala sesuatu yang ada di alkitab harus dipahami berdasarkan doktrin itu dan jika tidak maka anda dapat mencoret, mengganti dan merubah isi dan maknanya.

kiranya anda dibebaskan sehingga kebenaran yang sejati diberikan kepada anda oleh TUHAN, Allah Israel melalui Malaikat Kudus yang diutus dalam nama Tuhan Yesus, amin.

salam

Kemukakan landasan @L.O.T menyimpulkan seperti itu.
Kalo hanya menulis begitu tanpa dasar, tidak perlu masuk forum diskusi.

  • Setuju. Istri Manoah bertemu abdi Allah.
  • Manoah dan istrinya melihat Malaikat Tuhan naik ke langit dalam nyala api mezbah (ayat 20). Korban persembahan berupa anak kambing tidak ikutan naik ke langit. Tulisan @L.O.T mengartikan seolah korban persembahan Manoah dan istrinya ikutan naik ke langit.
  • Iya. Manoah menduga melihat Allah, istrinya menjelaskan bahwa mereka tidak melihat Allah, terbukti dari mereka tidak tewas.
  • Malaikat TUHAN memang bukan Allah. Jika @L.O.T mengartikan bahwa Malaikat TUHAN adalah Allah, tunjukkan dasar pemahaman seperti itu.
  • Berikan landasan kesimpulan @L.O.T bahwa derajat malaikat rendah di mata @Sotardugur Parreva.
  • Tunjukkan di mana ada catatan bahwa malaikat TUHAN yang diutus dalam nama TUHAN dinamai sebagai allah.
    Tunjukkan dasar pemahaman @L.O.T bahwa ada kemungkinan penyalahgunaan nama malaikat oleh manusia.
  • Tidak kutemukan adanya tudingan mengenai penilaian @L.O.T terhadap tinggi ato rendahnya malaikat.

Mau @L.O.T ulangi ato tidak, bukan soal. Berjuta kali juga @L.O.T ulangi kalo @L.O.T tidak memberikan dasar pemahaman @L.O.T bahwa @Sotardugur Parreva lebih memuliakan Doktrin Tritunggal daripada Alkitab, tulisan @L.O.T untuk poin itu, tetap zonk.

@Sotardugur Parreva sudah dibebaskan.
Allah yang sejak semula bersama-sama dengan FirmanNya, bersama-sama dengan RohNya, adalah Tritunggal.

Bertobatlah, Kerajaan Sorga sudah dekat. Jangan terlambat.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.