Dalang Peledakan Bom Gereja di Irak, Divonis Mati

Tiga orang yang menjadi dalang serangan bom bunuh diri di Gereja Our Lady of Salvation di Bagdad pada 31 Oktober 2010 dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Irak, Selasa (2/8) kemarin. Ketiganya terbukti bersalah merencanakan dan mempersiapkan serangan bom bunuh diri yang menewaskan 68 orang.

Selain ketiga orang tersebut, ada juga seorang pria lainnya yang dihukum 20 tahun penjara, demikian jelas juru bicara Mahkamah Agung, Abdul-Sattar Bayrkdar.

"Siapapun yang membunuh orang-orang tak berdosa, apakah dia pemeluk Islam atau Kristen, seharusnya dihukum. Kami berharap keadilan tegak di negeri ini demi rakyat Irak yang hidup dalam damai dan pemerintah yang dipercaya,” demikian ungkap Aysar Kesko, pemimpin katedral Our Lady of Salvation.

Ketiga orang terhukum mati yang namanya tidak dirilis ke public tersebut masih memiliki kesempatan untuk naik banding. Walau demikian, apa yang terjadi di Irak menggambarkan bahwa pemerintah tidak pandang bulu dalam menegakkan keadilan. Semoga hal ini menjadi panutan bagi negara-negara lain, dimana umat minoritas seringkali ditekan dan mengalami aniaya tanpa pernah mendapatkan keadilan.

Source : Tempo Interaktif /VM

Patut dicontoh oleh Indonesia :slight_smile:

indonesia tidak bakal berani, pemerintahan ini kalah oleh arab ^^