Bila anda dalam posisi membunuh atau dibunuh?

Saudara2 se-iman, saya mau menanyakan, bagaimana bila kita dalam posisi membunuh atau dibunuh?, bolehkah kita membunuh orang tersebut?. temen saya ada yang tanya, dan saya ga bisa kasi jawaban yang pas, tolong pencerahan nya. terima kasih.

atau bila, kita disuruh membunuh karena orang yang kita kasihi terancam dibunuh?

saya bingung jawabnya. . . . tolong beri pencerahan

Kita boleh membunuh kalau terdesak dan jika harus membunuh, setelah itu dipenjara deh, Tuhan psti kasih jalan kluar kok jika Anda memang terpaksa membunuh, tetapi saya yakin kita tidak akan membunuh karena kita ini punya Tuhan yang bisa memberikan jalan keluar saat terdesak… :smiley:

sebener nya saya juga berpikir seperti itu, kalau menurut pembimbing rohani juga gitu, tapi katanya kalau ada kejadian seperti itu harus ada hikmah dari Tuhan, kita harus bertanya. saya yang sekarang belum bisa mencerna kata2 itu. jadi hal membunuh itu ada wilayah abu2 donk ya?. seperti polisi atau tentara untuk menjaga keamanaan, dalam tugas nya bisa membunuh. kalau memang seperti itu, berarti kontradiksi sekali dengan ceramah yang saya pernah dengar, masalah dosa itu adalah hitam dan putih, tidak ada abu2. berbohong untuk kebaikan juga dosa. mohon pencerahan please…

Ya mmbunuh tetap dosa bro, tetapi setiap perbuatan ada konsekuensinya, membunuh untuk kebaikn tidak ada, tetapi karena masih hidup di dunia ya hal-hal demikian masih ada. Saya yakin kalau kita bersandar pada Tuhan pasti bantu kok, nggak akan bisa mmbunuh, karena ad Roh Kudus mengingatkn.

Ya namanya juga daging, lemah toh…^^

pasti pilih dibunuh. lagian kalau tugas kita belum selesai kita ga akan mati terbunuh.
kalau kita sampai kebunuh ya berarti tugas saya sebagai manusia selesai, ketemu Tuhan Yesus. Haleluya…

bener juga sih, saya berpikir seperti ini loh " mungkin bilamana disaat kita sedang mengalami kejadian tersebut, baru kita memahami hal terebut" ibarat saya menanyakan bagaimana cara naik sepeda, setelah orang lain memberi tahu saya caranya, saya tidak langsung bisa. tapi ada proses. mungkin seperti itu yah… tapi bagaimana caranya dapat pencarahan tanpa melalui hal tersebut? semakin mendekatkan diri dengan Tuhan… mungkin saya hanya tidak sabar…

untuk bro kerupuk, memang dalam kekristenan kematian adalah sebuah keuntungan. namun, bila kita tidak mempertahankan diri di saat kita bisa mempertahankan diri, apakah termasuk bunuh diri?, saya jadi teringat cerita tentang orang yang mengapung di tengah laut dan menunggu Tuhan untuk diselamatkan, suda 3 kapal yang ingin menyelamatkan orang itu, tapi orang itu menolaknya karena yakin Tuhan akan datang menyelamatkan-nya secara pribadi. namun saat mati, Tuhan berkata"bukankah sudah 3 kapal yang kuarahkan padamu untuk menyelamatkanmu?". inti dari cerita nya adalah, kita harus memahami cara kerja Tuhan. dalam hal membunuh atau dibunuh, Tuhan sudah memberi kita akal untuk mempertahankan diri.

beda cerita, yang anda kasih contohnya itu konyol dan bunuh diri.
kalau masih ada pilihan selamat ya berarti kita belum waktunya mati.
tapi kalau benar2 di suruh pilih dibunuh apa membunuh dan tidak ada jalan keluar lain
ya pilih yang dibunuh.

apakah untuk semua kasus kita pilih dibunuh? kalau untuk pekerjaan seperti polisi atau tentara?

Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh banyak orang termasuk orang Kristen dan tidak ada jawaban mudah karena tidak ada petunjuk yang jelas dalam Alkitab kecuali dalam hal mengasihi musuh dan berdoa bagi musuh kita namun tidak berbicara tentang kondisi terdesak oleh musuh yang ingin membunuh kita.

Namun saya memahaminya mungkin bila ada kejadian yang memaksa kita melakukan pembunuhan atas dasar membela diri atau karena keadaan yang memaksa maka bisa saja hal itu dilakukan. Tuhan Yesus sendiri tidak pernah menganjurkan prajurit dan perwira Romawi untuk menanggalkan pedang dan tugas tanggung jawab mereka sebagai tentara Romawi namun mereka yang beriman kepadaNya diselamatkan.

Ketika pilihan itu datang, mintalah hikmat kepada Tuhan dan Dia akan memberitahukan apa yang harus kamu lakukan ketika pilihan itu datang. Benar salahnya waktu yang akan membuktikan dalam pengadilan kekal nanti.

Tak usah peduli sama pertanyaan2 yang seperti/sejenis itu.
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Aku heran…Melakukan hal buruk demi kebaikan ditahap selanjutnya/ demi kebaikan teman/saudara atau apalah.
Berbohong demi kebaikan?

Jangan gitu ah…Ketahuilah yang benar dan yang salah dihadapan Tuhan dan lakukan yang berkenan kepada-Nya.

bingung krn membayangkan

kalau diperhadapkan kepada keadaan spt itu , minta tolong Roh Kudus, krn Dia bisa membalikkan keadaan yang kefefet menjadi mujizat buat sodara …
andai sodara harus mati… ya sudah terima nasib saja … :smiley:

lebih cepat mati… kan malah cepet smp ke surga :smiley:

Kalau boleh tahu apakah yang saudara utarakan adalah hasil tafsiran ? Karena pertanyaan dari cixert menjadi perdebatan teologis yang panjang dan setahu saya belum ada titik temunya.

Salam

Saya tidak menafsirkan apa-apa.
Jangan karena belum ada titik temunya, ya udah bunuh aja ?

idddiiiiihhhhhhhhh…?? serem amat nih broo.@cizert…!!.sampe masalah bunuh membunuh menjadi perhatian hidup anda…??

opo masalahhe …brader…?? kok serem amat…!!

Emangnya ga punya hukum kasih sama sekali dalam hidup anda broo…??

Salam…

hahaha ga ada masalah bunuh atau dibunuh kok, cuma saat saya dan teman saya yg kebetulan ateis sedang membahas masalah itu, saya cukup kesulitan untuk menjawabnya. terima kasih bro purba untuk perhatian-nya :). mungkin belum ada titik temu dalam jawaban ini, semoga nanti ada yang bisa menjawab pertanyaan ini. terima kasih.

mungkin yang pernah punya pengalaman seperti ini bisa menjawab. kalo ada yang punya profesi sebagai tentara atau polisi mungkin bisa membagi pandangan -nya.

Berarti daritadi kita koar-koar? Sumpe aye jd terharu :monkeys40:

Ini bro anggap apa?

broo@cizert…

Nyata jelas disini anda tidak punya IMAN broo…!! ( mohon maaf )…
Jadi nyata jelas anda selalu bimbang dan galau dalam melihat persoallan didepan anda baik itu milik anda maupun persoallan milik orang lain.
Yang sederhana anda lihat menjadi begitu pelik…karena and samasekali tidak memeiliki prinsip dalam hal appapun…
Anda mengaku Kristen…?? Tapi anda tidak menyadari Bahwa anda menjadi orang yang tidak yakin pada diri anda sendiri…???aneh…ARTINYA disini anda sudah menyepelekan ROh Kudus bukan…?? Sehingga tidak anda minta pertolongan-NYA dalam memngambil keputusan dalam hal bunuh membunuh tsb harus anda jauhkan dari diri anda
jauh-jauh hari bukan…??
Heheheh…coba anad renungkan dulu deh itu…JADI GA kedengaran lucu…katanya sudah mengaku kristen tapi…berpikiran buntu seperti itu…??

Salam GBU.

Dear Nicmus

Oke saya tidak ingin berdebat tentang penafsiran tersebut. Ya memang tidak main bunuh saja. Konteks pertanyaan Cizert sebenarnya lebih ke arah : Apakah orang Kristen bisa/boleh membunuh orang lain baik dalam kasus perang atau membela diri ? mirip dengan pertanyaan : Apakah orang Kristen boleh berperang/menyandang pedang (senjata) ? dan 1 pertanyaan lain lagi : Apakah ada perang yang dapat dibenarkan dari perspektif Kristiani ?

Pertanyaannya bukan : Apakah orang Kristen boleh membunuh (begitu saja) ? dan bukan : Apakah membunuh itu dibenarkan Tuhan ? (tentu tidak)

Pertanyaan-pertanyaan ini muncul dari jaman Bapa-bapa Gereja dulu dan masih diperdebatkan sampai jaman ini, tidak ada kesimpulan paling benar karena masing-masing memiliki dasar Alkitabiah masing-masing.

Pembunuhan baik karena perang atau membela diri tidak dapat dibenarkan karena perintah Tuhan jelas : jangan membunuh (tanpa tapi-tapi) namun seringkali tidak terelakkan (karena alasan membela diri atau karena kepentingan misal perang merebut kemerdekaan).

Salam

Apakah orang Kristen boleh membunuh (begitu saja) ? Tidak Paaakk !!! Di SD pernah ditanya guru kya gitu.
Apakah ada perang yang dapat dibenarkan dari perspektif Kristiani ? Perang apa dulu nih? Fisik? (kasihilah musuhmu)
perang apa?
Sederhana lho ini jgn dibesar2kan lah, macam TVwan aja

HEHEHEHE…Broo@Nicmus…???

Apakah : apa yang ku anggap itu sama deng yang kau angap juga…??

Salam…