Benarkah Kaisar Konstantinus merubah Alkitab Perjanjian Baru?

Kita tahu bahwa Alkitab Perjanjian Baru merupakan bagian Alkitab paling kontroversial karena Perjajnjian Baru baru resmi di-kanonosasi pada tahun 398 Masehi. Saya hanya membaca buku Sejarah Gereja secara sepintas saja. Kesediaan Konstantin untuk dibaptis dan akhirnya menjadikan agama Kristen menjadi agama resmi negara di seluruh kekaisaran Romawi waktu itu memang mengundang pandangan miring bahwa apa yg ditulis oleh Rasul Paulus bukan tulisan2 asli dari dia. Tapi saya tidak yakin dengan pandangan miring ini, karena Injil setelah ditulis dipindahtangankan dari satu utusan ke utusan yg lain waktu itu dibawah ancaman hukuman mati dari 10 kaisar yg berkuasa di tanah Palestina. Walaupun selama lebih dr 300 tahun setelah kebangkitan Yesus Kristus ke sorga seakan2 Tuhan diam saja melihat penganiayaan dan pembunuhan keji dr kaisar2 Romawi, saya yakin Bapa2 Gereja waktu itu benar2 menjaga keaslian kitab2 Perjanjian Baru.
Atau adakah teman2 yg bisa mengungkapkan bukti bahwa benar2 kitab PB sudah banyak dicemari oleh pemikiran2 Konstantin? Dengan kata lain: Kitab PB yg sekarang kita pegang adalah palsu?

Maaf, saya seorang yang teliti, mempelajari pikiran dan isi hati lewat kata-kata dan kalau disini lewat tulisan.

Kata “KITA” saya kira tidak tepat. Karena pernyataan itu hanya berlaku bagi Muslim saja, bukan bagi umat Kristen. Bagi umat Kristen Alkitab Perjanjian Baru tidak kontraversi sama sekali, malahan kitab Perjanjian Lama yang kontraversi sebab isinya harus disingkapkan dahulu kalau tidak kita setali tiga uang dengan Muslim dengan Al Quran dan Hadistnya. Banyak perintah bunuh membunuh, membinasakan, larangan makan babi, bergaul dengan orang tak bersunat dan sebagainya. Jadi jangan pakai kata “KITA” sebab pernyataan itu bukan dari umat Kristen dan disini adalah Forum Kristen, bukan forum Islam.

Kata “tanah Palestina”, juga bukan kalimat yang bisa diucapkan orang Kristen melainkan biasa diucapkan oleh orang Muslim saja. Umat Kristen menyebutnya itu tanah Kanaan sampai hari ini.

Kata “BARU” yang menyertai kata “di-kanonisasi pada…” seakan kenapa tidak dari dulu-dulu seakan pernah terjadi kanonisasi sebelumnya. Ini juga bukan bahasanya umat Kristen, hanya ada diantara muslim saja, entah di pondok atau pengajian diajarkan demikian.

Perjanjian Lama itu dikanonkan oleh orang Yahudi, sedangkan Kristen mengkanonkan Alkitab pada konsili Nicea. Yahudi dan Kristen tidak sama, hanya muslim saja yang menyamakannya, mulai dari kitab sucinya sampai tindakan-tindakan mereka. Kesalahan ini mencolok sekali untuk membedakan umat dan bukan umat.

Perjanjian Baru itu bukan “tulisan asli” hanya diperbincangkan diantara muslim kepada muslim dan dipakai untuk menghujat dan melawan manusia yang seburuk-buruknya dimuka bumi ini menurut kitab suci mereka. Karena nabinya pernah berkata Yesus menubuatkan datangnya tetapi ternyata Alkitab Perjanjian Baru tidak memuat satupun tentang nabinya, karena itu dibilang palsu sebab kalau tidak ucapan nabinya yang palsu dong…

Jadi lupakan pertanyaan anda, sudah banyak jawabanya di Internet. Sarapan Pagi merupakan salah satu site yang dibuat karena gencarnya kebodohan ini dikumandangkan beberapa tahun lampau. Selain itu masih banyak situs-situs lainnya, sayang sebagian besar di blokir lantaran berbentuk Forum dua arah sehingga isinya juga mengandung hujatan antar agama.

Tuduhan Kitab Suci telah dipalsukan biasanya dicetuskan oleh Muslim, apalagi kalimat “bahwa benar2 kitab PB sudah banyak dicemari oleh pemikiran2 Konstantin” sangat mencirikan Pandangan Muslim.

PB= Perjanjian Baru jumlah bab, pasal dan isinya diakui oleh Kristen secara keseluruhan.

Hanya di Perjanjian Lama, Kristen Katolik dan Kristen Non-Katolik / Protestan masih tidak sepakat.

Salam Kasih dalam Kasih Yesus.

Mungkin maksudnya: Gereja Katolik yang membuat Alkitab? Kalau itu, pasti bener… ;D

Menurut Dan Brown–penulis Da Vinci Code, kalau kekristenan itu bohong, kemungkinan besar kebohongan itu dibuat-buat oleh Roma. Kenapa yah?

Kalau asumsi Dan Brown ini benar, semua orang Kristen harus berterima kasih pada Roma karena agamanya adalah buatan Roma ;D

Saya sih gak percaya dengan asumsi Dan Brown. Tapi, saya percaya bahwa kalau Dan Brown mau berniat menghancurkan kekristenan, ia memang harus menghadapi Roma dulu, bukan yang lain…

Thanks bro Krispus atas infonya. Kalau saya pribadi sih sama sekali tidak meragukan kebenaran Perjanjian Baru karena terbukti setiap kali kita membacanya, selalu terpenuhi apa yg tertulis di 2 Timotius 3:16 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” Dengan terpenuhinya ke-empat syarat diatas maka sahlah suatu ayat itu dicantumkan di Alkitab. :afro:

menurut saya yang kontraversi memang terjadi pada kitab Perjajian Baru…
karena teksnya mulai diragukan…
apakah benar injil matius itu yang menulis matius dan yang lain.
benarkah kitab, matius, lukas, markus, yohanes dan yang lain itu yang menulis adalah murid-murid Yesus sendiri?
atau ada pihak ke-3. kita tahu murid yesus ada 12 org, berarti ada 12 kitab. sementara yang ada hanya beberapa. jadi kitab ditulis murid-murid Yesus yang lain dimana?
apa itu tidak penting untuk dibaca umat kristen…

siapa yang meragukan PB?
kami pengikut Yesus tidak pernah meragukan PB.
apakah semua rasul murid Yesus menulis kitabnya sendiri2 ??
darimana sdr bisa mengambil kesimpulan ini.?

Konstantin tidak mengubah Perjanjian Baru, tetapi menciptakan tradisi yang aneh-aneh yang merupakan sinkretisme dengan pagan. :smiley:

GBU