bagaimana menghadapi istri yg pindah pindah gereja!

saya bingung setiap ada yg tidak di senangi di gereja yg satu istriku pindah ke gereja lain. apa yg di cari aku tak tahu ! tolong beri masukan apa yg harus ku lakukan. soalnya keluargaku menyarankan aku meninggalkan Istriku saja kalau sudah tak mau mendengarkanku.

Coba nanya sama istri, maunya apa? share dari hati ke hati … :slight_smile: masa sama suami juga gak mau terbuka.
Mungkin ada sesuatu masalah yang bro tidak tau, pelan-pelan bina dan nasehati.

saya jd bingung, emangnya anda ga segereja dgn istri anda?? soalnya klw segereja, sedikit banyak pasti tau kenapa istri anda ga nyaman bergereja disana… :ashamed0004:

Iya neh ceritanya ga jelas

Yang jelas pliss ceritanya

Jadi suami kok bingung???

Dear Bro Adry,

Yang jelas kekristenan melarang perceraian, jadi alternatif itu tentu tidak perlu dibahas, marilah tunduk pada otoritas Firman Tuhan.

Mengenai pindah gereja ini tentunya hanya istri anda yang tahu, atau bisa juga dia tidak tahu yang dia cari. Cobalah anda yang mengarahkan dan bersama-sama istri mulailah mesbah keluarga dirumah dulu, membaca firman dan berdoa bersama, bila iman sudah bertumbuh semakin jelas kita melihat pimpinan Tuhan.

Semoga Membantu

Salam

Waduuhhh… apa ga salah baca tuhh… masa gara2… pindah2 gereja mau diceraikan…??? Emank apa salahnya bila pindah2 gereja ???

ga salah jg sih, tp klo suami istri lain gereja kan aneh?

betul coba dari ngomong hati ke hatim tanya napa pindah gereja mlulu…mgkn aja dgn komunikasi yg baik, masalah terselesaikan…

masa cm karena ga didengeri sampe harus cerai?jgnlah bro.Tuhan benci perceraian

Akan lebih aneh lagi bila gara2 pindah gereja trus diceraikannn… pertanyaannya… sudahkah TS menjadi suami yang baikkk…??? menurut saya sih disini tuh yang kurang komunikasi… ^^

jelasnya mengapa keluargaku minta saya menceraikanya karena keluargaku di salahin masalah gereja. selama saya ikut bergereja bersama dan gereja itu ngak bisa memberikan dia pekerjaan, gereja itu dianggap tidak baik untuknya makanya pindah gereja lagi. selama 9 thn sudah ngak terhitung gereja yg ia datangin. sampai2 saya malu sama majelis (presbiter) yg ngomong gerejakan bukan tempat cari kerja! :’( melihat anak dibawah kesana kemari bergereja. sudah pernah saya bilangin gereja itu bukan t4 cari kerja malah saya di salahin. katanya gereja apa yg ngak bisa cariin jemaatnya kerja. saya pernah mengundang majelis jemaat untuk memberi ia masukan tapi tak ada gunanya. saya ajak ia ikut kegiatan2 digereja jika dianggap kurang berkenan dihatinya mencari alasan Org2nya beginilah begitulah! saya bingung saya harus bagaimana lagi? dirumah sudah sering mengajak baca firman, doa bareng dll tapi katanya emangnya dengan demikian langsung berubah semuanya! ku titip doa semoga dengan adanya doa dari teman2 keluagaku di perbaharui, istriku ngak pindah2 gereja lagi.

nah akhirnya ketahuankannn… inti masalahnya adalah mungkin ekonomi rumah tangga karena urusannya adalah pekerjaan walaupun mungkin bisa hal lain… mungkin istri bro adry harus belajar yang namanya ikhlas atau mensyukuri apa yang selama ini dimiliki… jangan sampai karena terlalu berambisi mengejar bayangan sehingga akan kehilangan harta yang paling berharga yang dimiliki saat ini… kalian berdua sebenarnya memiliki visi yang berbeda… dan tugas andalah untuk menyatukan visi itu…

semoga kelaurga bro Adry rukun kembali yaaa… TUHAN YESUS memberkati… ^^

Wah, kalau sampai malu punya istri yang rajin cari sesuap nasi namanya menurut saya (mohon maaf) itu suami yang kurang bijak. Apalagi sudah nikah lebih dari 9 tahun masih sembunyi di ketiak ibu bapa/ortu sehingga bagai kerbau dicocok hidung, disuruh cerai sama istri manut, disuruh ini itu manut…Ada tertulis dalam Alkitab…“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging” [ Kej. 2:24 ]. Jadi, suami adalah kepala keluarga yang harus mandiri dan mengayomi keluarga yang dibentuknya. bersatu (menjadi satu daging) dengan istrinya itu berarti tidak bisa dipisahkan oleh manusia, orang tua atau malaikat sekalipun, hanya Tuhan yang dapat memisahkan melalui kematian…

Kalau boleh saran, jauhi dulu kata"cerai" dengan istri, baru kemudian cari akar masalah, rembuk sama istri untuk sama-sama menyelesaikan akar masalahnya, barangkali masalah ekonomi, mungkin juga istri punya hobi pindah-pindah gereja atau apalah itu, yang terang sebagai kepala keluarga Adry dituntut untuk menjadi kepala yang baik, bertanggungjawab dalam mengarungi kehidupan pernikahan Adry.

Salam

sudut pandang istri mas bro perlu pencerahan, kayaknya istri mas bro perlu di bimbing … :huh:
klo bs ikutlah pengajaran ttg Kekristenan buat memperkuat Iman kalian

Gereja gak bakal memberikan pekerjaan… :happy0062:
Tuhan Yesuslah sumber dari segala sumber yg kita butuhkan jadi mintalah semua itu kpd Tuhan dan berusahalah…
kenali lah Tuhan kita lebih dalam maka Dia bakal menjelaskan apa yg terjadi sebenarnya.
percayalah Dia bakalan tunjukin jalan yg tepat buat kalian lalui…
gw doain buat mas bro dan istrinya bisa hidup rukun dan diberkati Tuhan. amin

GBU mas bro & tetap semangat :afro:

mas saya dari kecil sudah tidak tergantung sama orang tua. jadi kalu bilang dibawah ketiak keluarga MAAF ngak benar. apa2 sudah saya ikutin kemauanya. semua bukan masalah ekonomi. istriku mau buktiin sama Keluarganya bahwa tanpa bantuan mereka ia bisa sukses. tapi istriku lupa restu orang tua sangat berperan penting untuk sukses. keluarga saya kecewa krn menyalahkan mereka atas kegagalan2 ia setiap kehilangan pekerjaan. kata cerai sebenarnya ia yg katakan ke keluarga saya. saya sendiri ngak tahu kalau saya tidak telp keluarga. makanya keluarga menyarankan ikutin saja kemauannya kalau mau pisah. sekarang sudah 3 bln ngak sekamar samanya tp ttp saya nafkahin. teman2 di kerjaan untung selalu memberi saya kekuatan dengan kata2 ingat Ayub walau tdk seiman. terima kasih atas doa, saran dari teman2 semua good bless all

Mungkin Mas Adry sedang dalam masa ujian dari Tuhan, sabar aja mas klo begitu, bnyk berdoa pasti Tuhan beri jalan keluar yg terbaik

“Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.”

Ayo mas andry, semangat.
Satu per satu Tuhan pasti buka jalan.

Selalu berserah kepadaNya sebagai sumber dari segala penyelesaian masalah.

Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya

Mohon maaf barangkali kata-kata saya diatas terlalu kasar bro, tapi apa yang saya mau sampaikan adalah begitu banyak keluarga yang hancur gara-gara pihak ke 3. Pihak ketiga ini tidak melulu WIL/PIL tetapi kerap yang menjadi pihak ketiga itu adalah ortu mising-masing pihak (suami istri), ini yang susah. Saya berharap keluarga Adry tidak terkena ini sebab jika kena masalahnya akan semakin rumit…mau bela siapa bela ortu atau bela istri?..Bela ortu berarti harus berlawanan dengan istri, bela istri tentu tidak enak sama ibu/bapa dst.

Mengenai pisah ranjang, saya mendukung pendapatnya SeekingTheTruth melalui ayat Alkitab yang disampaikannya diatas, yaitu bahwa pisah ranjang dimaksud bukanlah pra-cerai, melainkan masing-masing pihak introspeksi diri untuk kemudian bersatu kembali seperti sedia kala, dan tentunya tidak baik terlalu lama pisah ranjang karena tempat tidur adalah sarana yang baik untuk saling berkomunikasi, saling mengerti isi hati masing-masing pihak (suami istri) dst. Saya ikut mendukung dalam doa supaya keluarganya Adry boleh dipulihkan, menjadi keluarga yang sejahtera di dalam Tuhan Yesus.

Salam

Gw setuju banget dgn yg di atas.