Bagaimana Menemukan Sahabat Sejati

[i]Persahabatan umumnya bermula saat kita bertemua dengan orang lain yang memiliki kesamaan minat, gaya hidup, cita-cita dan lain-lain. Selain itu, sahabat biasanya juga memiliki daya tarik yang membuat kita senang menghabiskan waktu bersama dirinya, baik dalam suka dan duka. Di dalam persahabatan, juga ada kebiasaan saling memberi dan menerima.

Di dalam kitab Amsal tertulis, bahwa hubungan persahabatan dapat mempengaruhi katakter kita. Mudahnya, apabila kita bersahabat dengan orang pemalas, kita pun terpengaruh dengan kebiasaan buruknya itu. Sebaliknya, apabila kita bergaul dengan orang yang berwawasan luas, kita bisa menjadi pintar walau aslinya otak kita pas-pasan, he… he… he…

Perjumpaan dengan seorang sahabat sejati, tentu membutuhkan upaya yang tidak main-main. Jika diibaratkan, bagai mencari baju yang terbaikl di antara tumpukan baju yang sedang diobral, dan umumnya kurang baik mutunya. Ada adagium, jangan memilih-milih teman, tapi ini tidak berlaku dalam persahabatan. Seorang sahabat, sedikit banyak akan mempengaruhi dan mewarnai kehidupan kita.

Karena itu, jangan ragu untuk melihat bibit, bebet, dan bobot seorang teman yang bakal menjadi sahabat kita. Kemudian, apabila kandidat sahabat tersebut sudah memenuhi kriteria bibit, bebet, dan bobot, langkah berikutnya adalah mengetahui potensi kelanggengan hubungan kita dan sahabat, melalui hal-hal berikut:

1.Sahabat yang sejati, bersedia untuk tidak sekadar menerima pemberian kita, tetapi juga memberi saat kita membutuhkan. Ia mau berjalan bersama. Sama-sama tertawa saat kita gembira, dan sebaliknya, mau ikut bermuram durja saat kita sedang sengsara. Sahabat, juga akan membuat kita lebih maju dalam studi, pelayanan, dan lain-lain. Artinya, ada pengaruh positif yang diberikan sahabat kepada kita.

2.Kita dan sahabat juga harus saling menerima apa adanya. Ini termasuk status ekonomi, ras atau suku, pendidikan, bahkan agama sekali pun. Untuk menguji ini, perhatikan sikap sahabat pada saat kita melakukan kesalahan dan membuatnya marah. Jika ia bersedia memaafkan dan tetap melanjutkan persahabatan, bisa jadi dia memang sahabat kita!

3.Seorang sahabat tidak hanya melulu menyenangkan hati. Ia juga tidak segan-segan memberi teguran apabila kita melakukan kesalahan. Ini karena ia tidak ingin sahabatnya jatuh ke dalam dosa. Tapi, sahabat yang baik tidak akan menegor dengan sewenang-wenang, melainkan dengan sopan dan dilakukan atas dasar kasih.

4.Sahabat yang baik, berarti bisa dapat dipercaya, menguasai diri, dan tidak akan membuka aib termasuk berkomitmen untuk menjaga reputasi sahabatnya. Ini berarti dia tidak akan membuka rahasia pribadi sahabatnya demi keuntungan pribadi. Malahan, dia akan menutupi kesalahan sahabatnya itu, dengan terlebih dulu memastikan bahwa si sahabat sudah menyadari kesalahannya tersebut. :afro:[/i]

persahabatan = dalam keadaan senang dan susah selalu bersama… no race in them

[i]
1.Sahabat yang sejati, bersedia untuk tidak sekadar menerima pemberian kita, tetapi juga memberi saat kita membutuhkan.
Ia mau berjalan bersama.
Sama-sama tertawa saat kita gembira, dan sebaliknya, mau ikut bermuram durja saat kita sedang sengsara.
Sahabat, juga akan membuat kita lebih maju dalam studi, pelayanan, dan lain-lain.
Artinya, ada pengaruh positif yang diberikan sahabat kepada kita.
Amsal 17:17
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

2.Kita dan sahabat juga harus saling menerima apa adanya.
Ini termasuk status ekonomi, ras atau suku, pendidikan, bahkan agama sekali pun.
Untuk menguji ini, perhatikan sikap sahabat pada saat kita melakukan kesalahan dan membuatnya marah.
Jika ia bersedia memaafkan dan tetap melanjutkan persahabatan, bisa jadi dia memang sahabat kita!
Yohanes 15:15
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya,
tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

3.Seorang sahabat tidak hanya melulu menyenangkan hati.
Ia juga tidak segan-segan memberi teguran apabila kita melakukan kesalahan.
Ini karena ia tidak ingin sahabatnya jatuh ke dalam dosa.
Tapi, sahabat yang baik tidak akan menegor dengan sewenang-wenang, melainkan dengan sopan dan dilakukan atas dasar kasih.
Amsal 22:11
Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.

4.Sahabat yang baik, berarti bisa dapat dipercaya, menguasai diri, dan tidak akan membuka aib
termasuk berkomitmen untuk menjaga reputasi sahabatnya.
Ini berarti dia tidak akan membuka rahasia pribadi sahabatnya demi keuntungan pribadi.
Malahan, dia akan menutupi kesalahan sahabatnya itu,
dengan terlebih dulu memastikan bahwa si sahabat sudah menyadari kesalahannya tersebut.
Amsal 18:24
Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.[/i]

:afro:

Sahabat Sejati → Yesus

sahabat sejati → bisa siapa saja yg mmg niatnya juga tulus ke kita

sahabat sejati susah untuk di temui

Menemukan sahabat sejati jangan selalu hanya dipandang dari bibit bebet bobot, mungkin saja dapat mengecewakan, tetapi dapatkanlah sahabat sejati yaitu orang yang selalu ada di sisi anda ketika anda dalam posisi bersalah, karena pada umumnya orang hanya akan bediri di sisi anda ketika anda dalam posisi yang benar.

penjalasan yg bgus bgtz :afro:
nah…
mengenai poin 4:
ini kadang yg susah untuk dilakukan… :azn:

adakah yang sejati di dunia ini ?

kyanya ga dech,
haha

bagiku…
tdk ada shbt sejati di dunia ini…
coz shbt sejati yg sesungguhnya adalh YESUS…

skrg ini kata cnta n kata shbt sejati sudah sangat lumrah utk disebutkan,
kata cnta gampang di keluarkan dr mulut hanya coz gmn supaya dy mendapatkn apa yg dy mw,terkadang hanya utk memuaskn hawa nafsu kata2 cnta jg di pakai…

shbt sejati gampang di unkapkan coz bagaiman supaya seorang shbt bs membantu dy utk menyelesaikn mslhnya,stlh itu kata2 shbt akn hambar…
n dy akn mencari shbt2 yg lain yg bs dy peralat…

tp klu YESUS…
sesakit apapun kita buat dy,dy tdk akn pernah tglkn kita sedetikpun,dy ganti air mata kita dengan tawa sukacita,dy berikan bahunya utk kita bersandar,dy berikan tangannya utk memeluk kita,
dy berikan kasih n cntanya utk kita,

didunia ini tdk akn pernah mendapatkan shbt sprti YESUS…

thnx all
n GBUs

Saya sepikir dan sependapat dengan anda…dik Fany :wink:

Saya sedang punya masalah dengan sahabat sejati saya ^^

doakan ya temen2 agar masalah ini cepet selesai :slight_smile:

Tuhan berkati dia :slight_smile:

Gbu :angel:

mslh apa dlu ne?
klo blh tau?

terkadang ada jg temen seperti ini dia milih2 tmn, palagi tmn itu org susah alias ekonomi pas2an, dan ng bisa diajak shoppyng kemall

Sahabat Sejati selalu ada saat susah dan senang…

Yesus sahabatku…kau mati bagiku…
besarnya kuasaMu…sahabat dan Tuhanku…

aku punya sabahat…pokoknya yang ku ingat…
aku akan menghapus kenangan pahit bersamanya…(seperti jejak telapak kaki di pasir) dan mengukir kenangan indah/kebaikannya di batu…

salahkah jika kita mencintai sahabt kita sendiri??

ya enggak salah lahhh…