ARTI "SABAT dan HUKUM TAURAT" yang SESUNGGUHNYA

“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat [Kel20:8]”.
“Katakanlah kepada orang-orang Israel demikian: Akan tetapi hari-hari sabatKu harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu. Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya. Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati. Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal. Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat [ Kel 31:13-17 ]”.
“Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan suatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu [ Im 23:3 ]”

Jadi pada zaman perjanjian lama, orang Israel diperintahkan Tuhan untuk merayakan dan menguduskan hari Sabat, hari ketujuh, yaitu: hari perhentian penuh, hari peristirahatan, hari kudus bagi TUHAN, hari pertemuan kudus antara Tuhan dan orang Israel yang menjadi peringatan di antara Tuhan dan mereka turun-temurun.
Tuhan memerintahkan mereka untuk merayakan dan menguduskan hari Sabat pada hari ketujuh turun-temurun.

Kita semua tahu bahwa hari ketujuh berdasarkan Alkitab jatuh pada hari Sabtu, oleh sebab itu sampai saat inipun sebagian orang Yahudi [ Israel ] yang masih berpegang pada hukum Taurat secara hurufiah masih tetap merayakan hari Sabat itu pada hari Sabtu.
Sedangkan umat Kristen lainnya ada yang merayakannya hari Sabtu dan ada yang hari Minggu.
Bahkan tentang hari Sabat itu jatuh pada hari Sabtu atau minggu masih menjadi perdebatan yang tidak ada habisnya sampai sekarang ini.
Yang satu berpendapat bahwa hari Sabat haruslah hari Sabtu berdasarkan hukum Taurat secara hurufiah, yang dirayakan turun-temurun, jadi haruslah tetap hari Sabtu.
Dan yang lainnya membuat aturan sendiri bahwa hari Sabat bagi umat Kristen adalah hari Minggu, karena hari pertama jatuh pada hari senin menurut kalendar Gregorian yaitu kalendar yang digunakan dunia sekarang ini, jadi hari ketujuh jatuh pada hari Minggu.

Padahal ada tertulis:
“Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus [ Kol 2:8 ]”.
Perhatikan kata turun-temurun di atas.
Semua hukum Taurat yang tertulis di dalam Kitab Perjanjian Lama memang diperintahkan Tuhan untuk dilakukan turun-temurun termasuk hari Sabat, seperti ada tertulis:
Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini [ Ul 29:29 ]".

Tetapi semua hukum Taurat itu, termasuk di dalamnya mengenai peraturan Sabat hanya dilakukan sampai iman itu datang, yaitu sampai Kristus datang, seperti ada tertulis:
“Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun. Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus [ Gal 3:23-26 ]”.
“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat [ Roma 7:6 ]”.
“Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: tidak ada seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat [ Gal 2:16 ]”.
“Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia [ Gal 5:4 ]”.
Bersambung ke bag II…

Pembahasan yang sangat menarik… Good! :afro:

Yesus Kristus pernah mengatakan:
Mrk. 2:27-28 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.

Salam

Apa kesimpulannya Bro, hari sabat masih berlaku seperti di PL?

Hari sabat tetap berlaku bagi bangsa Israel jasmani –bukan bagi bangsa2 lain–

2Taw. 2:4 Ketahuilah, aku hendak mendirikan sebuah rumah bagi nama TUHAN, Allahku, untuk menguduskannya bagi Dia, supaya di hadapan-Nya dibakar ukupan dari wangi-wangian, tetap diatur roti sajian dan dipersembahkan korban bakaran pada waktu pagi dan pada waktu petang, pada hari-hari Sabat dan bulan-bulan baru, dan pada perayaan-perayaan yang ditetapkan TUHAN, Allah kami, sebab semuanya itu adalah kewajiban orang Israel untuk selama-lamanya.

oleh sebab itu Yesus Kristus pun mengatakan:
Mat. 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Luk. 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Salam,

Betul.

BETUL nya gak MBULAT Bro , masih ada peyangnya … ama lekuk2annya… sebab SABAT itu berbicara ANGKA kek SAPTA, SEVEN, TUJUH bukannya Nama Hari kek Senin sampai Minggu itu !
Jadi biar GAMPANG di MENGERTI , coba aja ganti kata Sabat itu dengan angka 7 …pasti LEBIH MUDAH dipahami !
Mrk. 2:27-28 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari ke 7 diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari ke 7, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari ke 7 .”
2Taw. 2:4 Ketahuilah, aku hendak mendirikan sebuah rumah bagi nama TUHAN, Allahku, untuk menguduskannya bagi Dia, supaya di hadapan-Nya dibakar ukupan dari wangi-wangian, tetap diatur roti sajian dan dipersembahkan korban bakaran pada waktu pagi dan pada waktu petang, pada hari-hari ke 7 dan bulan-bulan baru, dan pada perayaan-perayaan yang ditetapkan TUHAN, Allah kami, sebab semuanya itu adalah kewajiban orang Israel untuk selama-lamanya.

Hari ke 7 adalah Hari Perhentian alias Hari Ngaso Kerja cari Nafkah sebab pada Hari Ngaso Kerja itu Tuhan lagi sibuk memberikan BERKAT kepada manusia berupa Santapan Rohani yg mengenyangkan mereka2 yg LAPAR Rohani nya setelah mereka mempersembahkan 1/10 Hasil Kerja mereka kepada Tuhan …
Maleakhi 3 :
1 Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.
2 Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.
3 Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.
4 Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.
10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan

Hari Sabat di PB:

  1. 1 hari off setelah 6 hari kerja, untuk beribadah.
  2. Saat teduh berdoa.
  3. Baptisan Roh Kudus.
  4. Surga.

Persepuluhan tidak berlaku lagi di PB:

Heb 7:11 Selanjutnya, jika memang kesempurnaan adalah melalui keimaman Lewi, karena atas dasar itulah torat telah disahkan oleh umat, apa perlunya seorang imam lain masih muncul menurut peraturan Melkisedek, dan tidak dikatakan menurut peraturan Harun?
Heb 7:12 Sebab ketika keimaman diubah, maka terjadilah juga perubahan torat atas dasar kebutuhan.

Nah lho … ada lagi Ajaran Anggur Mabok Kecabulan muncul disini !

  1. Saat TEDUH ber DOA mah gak KUDU nunggu Hari Sabat atuh Bro … karena DOA itu adalah Nafas Orang Percaya dan Beriman, sekali Lupa Ber Doa maka PUTUS lah Tali Silahturahmi dengan Tuhan Allah YHWH, bukankah Allah YHWH itu cuma sejauh Doa … jangan ke Lamaan gak Ber DOA atau Ber NAFAS ya Bro … entar STROKE deh Iman si Bro … berabe lho Bro ! :coolsmiley: :happy0062:

  2. Emangnya Hari Sabat selalu perlu Pencurahan Roh Kudus ber kali2 , ya Bro ? Repot amat dong Roh Kudus itu Keluar masuk ke Hati dan batin nya para Domba ? :mad0261: :cheesy:

  3. WOW Hari Sabat kalau di Boker mah bukannya Sorga Tuhan Allah YHWH , melainkan Sorga Dunia namanya Bro !
    Bukankah Hari Minggu itu berlaku sama bagi semua manusia di Dunia, entah dia berada dimanapun ?!? MIKIR ach Bro ! :idiot2:

Heb 7:11 Selanjutnya, jika memang kesempurnaan adalah melalui keimaman Lewi, [b]karena atas dasar itulah torat telah disahkan oleh umat[/b], [u][b]apa perlunya [/b][/u]seorang imam lain masih muncul menurut peraturan Melkisedek, dan tidak dikatakan menurut peraturan Harun? Heb 7:12 Sebab ketika [b]keimaman diubah[/b], maka terjadilah juga [b]perubahan torat [/b]atas dasar kebutuhan.
Emangnya si Bro NGARTI apa kagak itu Ayat Ibrani 7 : 11-12 disampaikan disini tentang hari Sabat ala Taurat dengan hari ke 7 ala PB nya Alkitab ? Apa itu yg dimaksud atas dasar kebutuhan ? Kebutuhan siapakah itu ? Silahkan dijelaskan ya Bro ! DITUNGGU !

Sambungan …

Persepuluhan tidak berlaku lagi di PB:
Ha ha ha yg tidak Berlaku di PB adalah Hukum Taurat bukannya semua Firman Tuhan yg tertulis di Kitab taurat ! Bisakah si Bro membedakan antara Hukum Taurat dengan Firman Tuhan di Kitab Taurat ? Gak semua Firman Tuhan dalam Kitab itu adalah ber sifat HUKUM atuh Bro ! MIKIR ach Bro ! :idiot2: Tidak semua Firman Tuhan dalam Kitab Taurat dan Kitab Para Nabi akan lenyap meskipun Bumi dan Langit akan lenyap, sebelum semuanya TERJADI ! Masih banyak Bro Firman Tuhan di Kitab Taurat dan Para Nabi yg BELUM TERJADI makanya gak boleh sembarangan cuap2 ..... Persepuluhan tidak berlaku lagi di PB ! Lha emangnya si Bro gak mau NGERASAIN Berkat Tuhan di KUCUR kan dari Tingkap2 Langit sampai berkelimpahan ? Berani si Bro mencobai Tuhan Allah YHWH yg berkata ...... Maleakhi 3 : 9. ................Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! 9 Kamu telah [b]kena kutuk[/b], tetapi kamu [u][b]masih menipu[/b][/u] Aku, ya kamu seluruh bangsa! 10 Bawalah seluruh [b]persembahan persepuluhan[/b] itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada [u][b]persediaan makanan[/b][/u] di rumah-Ku dan[b] ujilah Aku, Firman Tuhan semesta alam[/b], apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan [u][b]berkat[/b][/u] kepadamu sampai berkelimpahan.

Emangnya si Bro gak TAHU dan gak NGARTI ya Bro Fungsi KOLEKTE didalam Organisasi Gereja yg BENAR ?.. agar ada Persediaan makanan dirumah-Ku … emangnya si Bro NGARTI apa kagak sih yg dimaksud “makanan dalam Rumah-Ku” diatas … yg gak selalu berupa Santapan Fisik semata tetapi juga berupa Santapan Jiwa dan Santapan Rohani ? ?!
Pilar PERTAMA : Gereja didirikan oleh Pemberitaan Injil
Pilar KEDUA : Gereja dilengkapi oleh Pengajaran Alkitab
Pilar KETIGA : Gereja diaktifkan oleh Pengorbanan / Persembahan Jemaat
KPR 11 :
30 Jawab Kornelius: “Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu yang sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang berdoa di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya berkilau-kilauan
31 dan ia berkata: Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan sedekah(persembahan)mu telah diingatkan di hadapan-Nya.
32 Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus; ia sedang menumpang di rumah Simon, seorang penyamak kulit, yang tinggal di tepi laut.
33 Karena itu segera kusuruh orang kepadamu, dan dengan senang hati engkau telah datang. Sekarang kami semua sudah hadir di sini di hadapan Allah untuk mendengarkan apa (Santapan Jiwa dan RSantapan Rohani) yang ditugaskan Allah (untuk diberikan pada kami) kepadamu.”
34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
36 Itulah firman (Santapan Rohani) yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.

42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. 43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."

44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia ROH KUDUS dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah.

Bersambung …

Sambungan …
Bukankah sampai sekarang yg namanya Persembahan Syukur, Persembahan Sulung dan Persembahan Perpuluhan masih dilaksanakan oleh Para Jemaat yg PAHAM Arti dan Pentingnya KOLEKTE itu buat Pekerjaan Tuhan melalui "orang2 yg bersedia jadi Pelayan Tuhan " ?

Roma 10 :
13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia?
Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia.
Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? 15
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus?
Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”

16 Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?”
17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Yg namanya orang2 yg bersedia menjadi Pelayan Tuhan , TUGAS UTAMA nya memberi makanan Santapan Rohani bagi banyak orang , apalagi yg dikirim ke Pedalaman dimana Pos2 PI dibuka agar NUBUATAN … Matius 24 cepat TERLAKSANA :
14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." … biar yg namanya RAPTURE cepat datang dan kita dapat Tubuh Mulia serta selalu sejak saat itu ber sama2 dengan Tuhan kita se lama2nya …

1 Tesalonika 4 :
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

  1. satu hari off bekerja dalam seminggu untuk ibadah dapat hari apa saja.

  2. saat teduh berdoa dapat hari apa saja.

  3. baptisan roh kudus ada yang langsung penuh dan ada yang tidak.

  4. surga.
    Heb 4:8 Sebab, jika Yosua telah membuat mereka beristirahat, maka Dia tidak akan berbicara tentang hari yang lain sesudah hal-hal itu.
    Heb 4:9 Jadi, masih ditinggalkan suatu Sabat perhentian bagi umat Elohim.

Semua persembahan yang anda sebutkan hanya berlaku di PL.
Di PB hanya satu persembahan: tubuh/pikiran kudus dan materi sesuai kasih karunia masing2.
Tidak dibatasi mesti sepuluh persen.

Baca ayat orang kaya yang disarankan menjual seluruh hartanya kalau ingin sempurna.

Jadi UDEH di RALAT ya Bro !! :afro: ;D

3. baptisan ROH KUDUS ada yang langsung penuh dan ada yang tidak.
Yang benar sih KATA yg TEPAT bukan Pencurahan (TURUN dari ATAS) tetapi PENCERAHAN (Penjelasan / Pe NYATA an) oleh ROH KUDUS yg terkadang belum sanggup seorang Umat menerimanya sampai PENUH ..... tuh ada Tetangga yg masih IMUT2 MONTOK , kudu di ajarin pelan2 , kalau sekaligus banyak bisa MUMET kepalanya ..... Gimana Bro setuju apa kagak soal Pencurahan yg cukup sekali dengan Pencerahan yg bisa saja ber kali2 baru bisa PENUH Flow Air Hikmah Alkitabiyahnya
4. surga. Heb 4:8 Sebab, jika Yosua telah membuat mereka [b]beristirahat[/b], maka Dia tidak akan berbicara tentang hari yang lain sesudah hal-hal itu. Heb 4:9 Jadi, masih ditinggalkan suatu Sabat perhentian bagi umat ELOHIM.
Sedikit BERBEDA deh Bro dengan Alkitab yg ada .... 8 Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka [b]masuk ke tempat perhentian,[/b] pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain. Yg dimaksud Tempat Perhentian disana adalah Tanah Perjanjian, Tanah Kanaan, yg dijanjikan Tuhan kepada Bangsa Israel dimana Yoshua membawa mereka masuk kesana .... kok si Bro robah jadi BERISTIRAHAT sih ?

9 Jadi masih tersedia (belum DIGENAPI) suatu hari perhentian, hari ketujuh,(yaitu Hari sebelum KIAMAT dan Umat-Nya di Transfer dari Kerajaan 1000 Tahun di Bumi pindah ke Rumah Bapa di Sorga) bagi umat Allah.
Nah ayat ke 9 baru berbicara tentang Rumah Bapa di Sorga dan hari Perhentian itu bukan lagi bicara SABAT nya manusia melainkan SABAT nya Allah yg TUNTAS menyelesaikan janji-Nya kepada manusia !
10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya (Rumah Bapa di Sorga) , ia ( si Barangsiapa itu) sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya (semua sudah tersedia di Rumah Bapa gak perlu lagi Ber PELUH dalam mencari Nafkah Hidupnya), sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.
11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian (Rumah Bapa di Sorga) itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan (Bangsa Israel yg sebagian besar di hukum tidak masuk ke tanah Perjanjian, cuma di puter2 40 Tahun di Gurun Sinai) itu juga.

Semua persembahan yang anda sebutkan hanya berlaku di PL. Di PB hanya satu persembahan: tubuh/pikiran kudus dan materi sesuai kasih karunia masing2. Tidak dibatasi mesti sepuluh persen.
Hi hi hi Ponakan [u][b]mulai[/b][/u] BINUN bin Bingung juga deh ..... soal [u][b]IBADAH yg SEJATI[/b][/u] dengan mempersembahkan Tubuh kita (Pikiran, Perkataan dan Perbuatan) sebagai Persembahan yg Hidup, Harum, Kudus bagi Kemuliaan Nama Allah kita , [b]jangan di campur aduk[/b] kan dengan [u][b]KOLEKTE [/b][/u]atuh Bro ! Persembahan Tubuh sebagai Ibadah yg SEJATI mah bukan 10 % tetapi dengan [b]SEPENUH[/b] (100% MUTLAK tidak boleh TERBAGI maupun BERBAGI ) Hati, Jiwa dan Akal Budi manusia ! Kalau Kolekte , ya biar buat latihan iman dulu, mulai dari 19% ...... sebesar itu saja banyak yg MIKIR2 mempersembahkannya , belum lagi gak ngarti cara menghitung Kolekte itu 10% nya darimana ?!
Baca ayat orang kaya yang disarankan menjual [u][b]seluruh hartanya[/b][/u] kalau ingin sempurna.
Hi hi hi kalau yg dalam Perumpamaan Unta masuk Celah Lubang Jarum itu mah , itu cuma Test soal [b]SEPENUH [/b]nya si Anak Muda yg Kaya Raya itu Bro ...... karena bagi "nya" ...HARTA nya adalah Tuhannya yg ke II .... maka ia sangat bersedih hati gak mampu bisa melaksanakan Hukum Kasih I yg diajarkan Tuhan Yesus . Perhatikan apa kalimat lanjutan yg Tuhan Yesus ajarkan ..... : 1. Soal Orang kaya masuk Sorga bagaikan Onta yg masuk Celah Lubang Jarum, dimana si Onta saat melalui Celah tsb HARUS menurunkan Beban Bawaannya dulu baru bisa LEWAT Celah Sempit itu ! 2. Yg Pertama (Orang Israel, karena si anak muda kaya itu adalah mewakili Orang Israel) akan menjadi yg terachir (diselamatkan) dan yg datang belakangan (Orang Percaya Non Israel) akan menjadi yg terdahulu (lebih dahulu diselamatkan) .... HAL INI sudah TERJADI dan DIGENAPI di Masa sekarang ! TRAGIS bila mengingat yg diselamatkan itu adalah hanya sebagian Kecil alias Sisa2 Israel, bangsa Pilihan itu ! Tentang Perjalanan dan Perhentian Umat Pilihan yg dibawa Yoshua, si Bro baca deh dalam 1 Korintus 10 : 1-11 semua dijelaskan oleh Rasul Paulus disana !