"APAKAH YUDAS DIPILIH UTK TIDAK SELAMAT?"

Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku,
telah mengangkat tumitnya terhadap aku.
Mazmur 41:10

Ayat dlm Mazmur di atas menunjuk kepada Yudas Iskariot yg murtad dan mengkhianati YESUS, karena ketamakannya akan uang, walaupun ayat itu tdk menunjuk kpd nama seseorang.
Yudas adalah seorang murid YESUS yang dipercaya memegang keuangan, dia bertugas sbg bendahara.
Tugas yg diembannya ini tentunya diberikan sesuai dgn kemampuannya utk mengelola keuangan.
Akan tetapi Yudas sering lengah dan tdk menyadari godaan2 dalam dirinya, spt apa yg pernah dia sampaikan spt ini:

Yohanes 12:4-6
4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid YESUS, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
5 “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?”
6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya

Banyak pro dan kontra mengenai tokoh Yudas ini, menjelang paskah spt saat ini adalah momen yg tepat kalau kita berdiskusi tt Yudas,
mengapa Yudas kehilangan keselamatannya? ditengah suara2 kontra yg menolak bahwa Yudas tdk pernah diselamatkan dsb.
Kita diskusikan dgn kepala dingin, tanpa emosi yg memicu permusuhan, semuanya ditujukan agar kebenaran Firman Tuhan dpt kita gali,
dan nama Tuhan ditinggikan.
GBU all.

Perspektif yang sangat jelas soal Yudas Iskariot dapat dilihat pada perikop Yohanes 13:1-20

13:10 Kata Yesus kepadanya: “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua.”

“HANYA TIDAK SEMUA”, dan jelas siapa yang TIDAK BERSIH, atau BELUM MANDI, yaitu Yudas Iskariot.

selanjutnya TUHAN berkata :

13:18. Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.

meski dari ayat sendiri tidak jelas siapa yang dibicarakan, tetapi memperhatikan suasana, dan topik pembicaraan pada saat TUHAN membasuh kaki murid-muridNYA, kita tahu bahwa TUHAN masih berbicara TENTANG ORANG YANG SAMA, yaitu Yudas Iskariot.

Jadi dari ayat ini terbaca bahwa YESUS KRISTUS tahu siap-siapa yang IA pilih, secara khusus YESUS mengatakan bahwa SAYA TAHU BAHWA SAYA TELAH MEMILIH YUDAS ISKARIOT.

dan kita menangkap/mengerti alasan mengapa YESUS telah memilih Yudas “…tetapi haruslah genap nas ini …”

Jadi YESUS telah memilih Yudas Iskariot untuk menggenapi nubuatan dalam Mazmur 41:10 tersebut.

Dan keraguan tentang siapa pengkhianat itu dengan jelas dijernihkan pada ayat 26 : Yudas, anak Simon Iskariot


Pernyataan lain TUHAN Yesus tentang Yudas :

Yohanes 6:58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."

Yohanes 6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.

TUHAN YESUS tahu sejak semula bahwa Yudas Iskariot TIDAK PERCAYA akan ke MESIAS an YESUS, tidak percaya bahwa YESUS adalah TUHAN yang turun ke dunia menjelma menjadi manusia.


dari uraian di atas, sangat jelas mengenai status keimanan Yudas Iskariot, yaitu bahwa :

  1. ia dipilih sebagai murid oleh TUHAN YESUS untuk menggenapi nubuat TUHAN di PL Kitab Mazmur
  2. ia sejak awal sampai akhir TIDAK PERNAH MENARUH IMAN PERCAYA kepada YESUS KRISTUS sebagai ALLAH yang turun ke dunia untuk menjadi Juruselamat

sangat jelas

salam

Bagi saya sudah jelas , bahkan bagi orang yang akan menghianati Dia , Dia tetap memilih nya sebagai rasulNya.

Imho rasul Petrus dan banyak rasul lainnya kabur meninggalkan Dia dan Petrus dinubuatkan juga menyangkal Ia tiga kali sebelum ayam berkokok dua kali. Tetapi Petrus dan rasul lainnya tetap diterima-Nya karena mereka bertobat dan kembali kepada sang Guru Tercinta :slight_smile:

Terpujilah Tuhan yang maha baik yang menginginkan keselamatan bagi semua manusia.
Dan karena kasih-Nya itu Ia telah memberikan Putera Tunggal-Nya agar setiap orang yang percaya diselamatkan.

Thread yang menarik bro Paul.

shalom :slight_smile:

“APAKAH YUDAS DIPILIH UTK TIDAK SELAMAT?”

Yang pertama hrs kita mengerti dari judul ini adalah: sebelum dipilih siapakah Yudas ( selamat/tidak).
Kalau sebelum dipilih Yudas adalah Selamat, atau dalam proses selamat, kmdn setelah dipilih menjadi tidak selamat, nah ini perlu dipertanyakan.
Atau sebelum dipilih Yudas dlm keadaan netral ( bisa selamat, bisa pula tidak ), ini juga perlu dipertanyakan.
Kalau sebelum dipilih Yudas adalah org yang binasa ( niscaya binasa, kl di PL digambarkan sbg org Mesir ), menjadi wajar tidak ada pertanyaan yang perlu untuk menggalinya.
Yoh6:70 Jawab Yesus kepada mereka: “Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis.”

Yoh17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

Kis1:25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."

Dari FT diatas jelas bhw Yudas adalah org yang dg keberadaannya menuju kepada Binasa.
Orang yang niscaya binasa ini, dalam perjalanan hidupnya, mau naik, mau turun ,mau belok kiri mau belok kanan, muaranya tetap yaitu BINASA.
Allah sebagai pemilik alam semesta ini , adalah berhak unt memakai milikNya itu unt keperluanNya, kita juga masih ingat ketika Allah mengeraskan hati Firaun (di Zmn Musa ), pada kasus ini kita tdk mempertanyakan ttp ktk kasus Yudas, timbul pertanyaan.

Sering kali kita menjadi bingung karena cara pandang kita yang tidak sesuai dg APA YANG ALLAH MAU AJARKAN, kita menganggap bhw manusia dilahirkan dalam keadaan netral, kmdn didepannya ada 2 jalan hidup dan binasa mana yang kmdn dipilih, yang sebemnarnya tidak demikian, manusia ( sekarang ini ) lahir dalam keadaan binasa rohani, dr yang binasa itu ada yang Allah rencanakan untuk diproses shg yg menang hidup, yang kalah binasa.Gby

Dalam kitab suci tidak terlihat ajaran Yesus tentang kasih , mujijat dll dibedakan antara 11 rasul dan Yudas Iskariot.

Jadi dalam hal ini Yesus telah memberikan kesempatan yang sama untuk Yudas untuk memilih :slight_smile:

Tidak dibedakan , maupun dibedakan tdk serta merta menunjukkan bhw perlakuan itu untuk merubah destinasinya.Gby

16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”

Bagaimana dengan “Iblis” Petrus.? Apakah dia selamat?
JIka selamat, apakah sudah ditentukan juga bahwa ada “Iblis” yang selamat?

Tidak demikian, dalam Mt16:23 ini teguran Yesus kepada Petrus adalah untuk menunjukkan bhw rencana Allah untuk Nya dari menderita sampai dibunuh tdk boleh batal, pembatalan rencanaNya adalah kemenangan buat Iblis, ktk Petrus mempunyai harapan spy rencana itu tdk terjadi saat itu pemikiran iblislah yang ada pada Petrus, kita tahu bhw ketika manusia memberontak kpdNya ( makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat ) manusia telah terpisah dari kesatuan dg Allah, untuk menjadi hamba iblis yang menuntunnya kpd binasa kekal, inilah yang kemudian oleh proses kasih karuniaNya dibawa untuk menjadi milikNya kembali/menang.

Mt16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.”
16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”

Gby

Kalau Petrus tetap memikirkan iblis dan tidak berbalik dengan pikiran manusianya itu bagaimana?
kira2 sama dengan 2 orang penjahat disebelah Yesus …why ke 2 orang itu mempunyai akhir yang berbeda?

Itulah yang dikatakan bhw milikNya dipilih sejak semula, mrk ini direncanakan untuk dirposes lewat kasih karunia, ada yang istimewa( instan ): spt salah satu org di sebelah Yesus ktk disalib, Saulus ( Saulus tdk pernah punya rencana unt jadi Paulus, bisakah Saulus menolak unt dijadikan Paulus ), tetapi secara umum proses tsb tdk instan ( spt pemurnian perak dlm api ).
Kedua org disamping Yesus mempunyai akhir yang berbeda krn yang satu dapat kasih karunia yang lainnya tdk ( spt digambarkan di PL sbg org Israel dan org Mesir).Gby

Bro, gak usah me-reka2 yg gak jelas, kita hanya mau menganalisa berdasarkan ayat2 yg ada di FT.

Kalau Yudas dari semula merupakan org yg akan binasa, utk apa Tuhan Yeus memilih dia menjadi seorg murid-Nya?
Tuhan Yesus itu bukan Allah yg memanfaatkan keadaan lho, Dia itu tdk sdg bersandiwara.
Dia itu Allah yg Maha-kasih, shg dia tdk memandang muka spt yg dikatakan oleh FT.
GBU

OK Thx, selamat berdiskusi, GBU

Sdh jelas apa yg dimaksud dgn Iblis disitu adalah yg tdk memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." > saat itu Petrus berpkir cara kemanusiaannya, tdk selaras dgn pikiran/kehendak Allah bahwa Yesus harus menderita.
Jadi Iblis disitu hanya ungkapan bahwa Petrus berpikiran cara Iblis, yg mau menggagalkan rencana Allah.
GBU

Menurut saya kedua org itu mendapat kesempatan yg sama utk bertobat, karena Allah kita adalah Allah yg adil dan Maha kasih yg tdk memandang muka.
Hanya kedua org tsb menyikapinya dgn berbeda, sehingga akhirnya berbeda.
Ingat bahwa Yesus datang untuk seisi dunia ini, bukan hanya utk org2 ttt saja, krn Dia adalah Allah yg Maha adil & Maha kasih. (Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.)
GBU

Bro, gak usah me-reka2 yg gak jelas, kita hanya mau menganalisa berdasarkan ayat2 yg ada di FT
Jwb:Bukan me-reka2, saya mencoba mengikuti judul diskusi ini, masalah sdr setuju/tidak, mengerti/tdk saya tdk mempunyai target lebih.
Dari Yoh17:12 sudah dijelaskan, bhw dia telah ditentukan binasa.
Dari Yoh6:70 …, namun seorang dari antaramu adalah iblis"
Yesus=Allah, Allah memakai Firaun, Allah memakai Yudas , apa bedanya?.Gby

Diskusi hanya sebatas berbagi, silahkan sdr Paul berpendapat sendiri.Gby

Lho kalau sudah ditentukan sejak awal, buat apa ada karya keselamatan? Bukankah yang diselamatkan sudah ditentukan? ;D

Jika demikian, apa perlunya kita melakukan penginjilan ke daerah daerah dengan resistensi tinggi? Bukankah kita bisa berkesimpulan bahwa penduduk daerah itu memang sudah dipredestinasi binasa? Ataukah karena itu, sebagian Kristen saat ini ‘malas’ melakukan penginjilan ke daerah-daerah sulit?

:slight_smile:

Yang direncanakan diselamatkan sdh ditentukan, Kalau tidak ada karya keselamatan (oleh Allah sendiri )= tdk ada yang selamat=tdk ada yg memuliakan Allah.
Proses/karya Keselamatan ini ada seturut ketetapanNya bhw “barang siapa bertelinga, hendaklah mendengar”, mendengar apa ? Firman Tuhan.Gby

Jawabnya: barang siapa bertelinga (telinga rohani ) hendaklah mendengar, mk ada perintah unt menyampaikan Injil sampai ke ujung bumi.