Apakah anda sbg orang Kristen sudah jadi "Kepala" dan ada "Di atas"????

Ulangan 28:13 berkata: “Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila enkau mendengar perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan hari ini kaulakukan dengan setia”.
Ayat ini sering sekali diucapkan oleh pendeta pada saat2 tertentu (biasanya sebelum waktunya nyetor Perpuluhan). Saya perhatikan ayat ini dengan geleng2 kepala. Maksudnya saya tahu baik: Supaya jemaat tetap punya pengharapan yang positif bahwa walaupun ditengah2 kesesakan, jemaat diminta tetap punya pengharapan positif terhadap janji2 Tuhan.
Tapi pendeta lupa, bahwa ada yg sudah bertahun2 ke gereja dan beratus2 kali dengar ayat ini, beratus2 kali pula diaminkan, tapi kondisi jemaat tetap nggak berubah: Tetap Miskin dan tetap kekurangan.
Ada juga yg sudah pernah merasakan jadi kepala/naik, lalu karena suatu sebab seseorang jatuh, keuangannya hancur. Ayat2 ini mungkin bisa menguatkan, tapi kan tetap di bawah? Mana janji2 Tuhan :“Engkau akan terus naik dan tidak pernah turun?” Nggak terbukti kan?
Saya kok jadi pengen tau, bahasa aslinya ayat ini bagaimana dan apa sih yg mendasari ayat ini ditulis oleh Musa?
Jawaban saya serahkan kepada FK’er. Mungkin ada kekurangan pada pilihan jawaban mungkin bisa ditambahkan. Salam. GBU!

Tidak semua orang menjadi kepala, meskipun banyak orang yang mau menjadi kepala. Ada orang yang mau menjadi kepala tetapi tidak mampu, ada pula orang yang mampu menjadi kepala tetapi tidak mau.

Tapi semua orang kepengen “naik” kan? Mana ada orang mau hidupnya “turun”?

mungkin mengenai kerohanian kali fren… :mad0261:
kalo masalah jabatan dunia sepertinya ga mungkin deh… emangnya di negara Israel ga ada tukang sampahnya ya… :ashamed0004:

Tidak bro, pendeta selalu dan selalu menghubungkan ayat ini dengan naiknya pendapatan secara materi. Terutama untuk gereja2 yg menganut Teologia Kemakmuran.

teologia kemakmuran atau teologia persepuluhan fren… :mad0261:
kalo dihubungkan dgn pendapatan dan penghasilan materi didunia, bukankah malah membuat pengikut YESUS kecewa jika kenyataan hidup mereka turun atau tetap… jika hidup mereka spt itu, siapa yg bertanggung jawab fren… apakah si pemimpin dan si jemaat, mau menyalahkan Tuhan krn ada tertulis ayatnya… :’(
jadi sebenarnya kehendak siapa yg harus terjadi fren… para pemimpin atau jemaat atau Allah Bapa… :mad0261:

Dan… perhatikanlah gereja2 yang melakukan modus2 itu adalah “gereja2 baru” dan “gereja2 dengan manajemen papah-mamah-anak-mantu” :slight_smile:

Ada 2 macam janji Tuhan di Alkitab.
Yaitu :

  1. Janji Tuhan yg bsyarat
  2. Janji Tuhan yg tidak bsyarat

Janji mngenai naik bukan turun dan kepala bukan ekor adalah janji bsyarat.
Penuhi dulu syaratNya, baru alami janjiNya.


Ini kisah yg saya alami dan saya mau share terkait hal di atas.

Tempat kerja saya yang kedua adalah sbuah perusahaan travel provider dg jumlah karyawan skitar 200an.
Di situ saya menjadi HRD (dan langsung dbrikan) jabatan Supervisor. Sbg Supervisor, saya mbawahi driver, cleaning, security dan 1 org admin (rata-rata smua berusia lebih tua dari saya).

Pd suatu hari, VP kami mmutuskan utk mngadakan pngajian di kantor pusat dan kantor cabang demi ‘membersihkan’ tempat tsb dari ‘potensi’ khadiran ‘lelembut’ yg tidak diinginkan.

Maka dipanggillah orang-orang yg dianggap paling relijius, paling alim dan paling patut diteladani yg layak mngikuti pengajian tsb.

Saya dtugaskan utk mjaga kelancaran prosesi pengajian (hanya jaga, ngga ikut ngaji).


Tibalah hari H.
Pd hari itu, hati saya sedih.

Saya bkata dlm hati :
Saya ini kan anak Tuhan. Saya harusnya yg lebih paham soal spiritisme dbandingkan mreka. Bukankah Tuhan Yesus sangat sering mngusir setan dan mhancurkan pkerjaan Iblis?
Mngapa bukan saya yg mhimpun anak-anak Tuhan utk bdoa mlainkan org seberang yg malah mngaji?

Sambil saya mrasakan ksedihan di hati, tdengar suara di hati saya.
Suara ini muncul di hati saya kurang dari 1 detik, tp utk mjelaskan apa saja yg telah dikatakan pd saya, saya butuh mnguraikan dlm banyak kalimat.

Suara itu berkata :
Coba kamu lihat. Orang-orang yg sedang ngaji ini adalah yg orang-orang dianggap terbaik dari agama mreka. Mreka paling relijius dan djadikan panutan bagi orang-orang seagama mreka.
Coba kamu lihat, siapa kamu dbandingkan mreka.

Lalu saya mperhatikan satu per satu personil pengajian itu. Tidak seorangpun diantara mreka yg levelnya lebih tinggi dari saya scr jabatan walau smua usianya lebih tua dari saya. Smua orang itu mmanggil saya dg sebutan ‘Pak’ walau saya berusia 1/2 dari mreka.

Tuhan lalu berkata :
Bukankah dg dmikian maka kamu adalah lebih ‘kepala’ drpd mreka walau bbrp dari mreka tidaklah directly dibawah saya.

Hati saya langsung terharu.
Anugerah Tuhan luar biasa meski tidak saya sadari apa yg telah diberikanNya pd saya.


Waktu lalu berjalan.
Berkat pertolongan Tuhan, saya mningkatkan bbrp kbijakan di prusahaan tsb, mulai dari tunjangan ksehatan hingga tunjangan makan & transport.

Pd suatu waktu, seorang dari mreka yg ikut pngajian tsb, yaitu seorang yg dianggap pemimpin dari umat agama seberang bbicara kpd saya :

‘Kami tidak pcaya bila ada org lain yg bkata bhw dia bisa mningkatkan ksejahteraan kami kecuali jika Bapak yg mngatakannya. Baru Bapak HRD yg bisa mnyambungkan aspirasi kami dan mwujudkannya sampai level atas.’

Ktika dia bicara, hati saya terharu krn memang wkt itu saya sudah mau resign.

Mngapa saya tharu?
Krn saya tau bhw sgala ssuatu yg saya buat bisa tjadi krn Tuhan mbuka jalan. Itu saya rasakan skali. Kasus demi kasus tjadi di kantor itu shg saya bisa dg mudah mlunakkan hati direksi utk mperbaiki ksejahtraan karyawan.

Dg bgitu, bukankah Tuhan telah mbuat saya mjd ‘kepala’ walau saya tidak mnyadarinya?


Teman-teman FK,
Janji Tuhan itu berlaku bagi smua orang percaya walau mungkin kita ngga menyadari bhw janji itu sudah terjadi.

Mngapa?
Krn kita tdk mmahami bgmn cara kerja Tuhan.

Apakah kita bukan ‘kepala’ bagi orang lain?

Pernah ada teman saya yg tdk pcaya pd Tuhan, tiba-tiba minta saya doakan agar lulus sidang.

Knp?
Krn dia tau saya org Kristen dan bpendapat bhw doa saya manjur.

Bukankah mreka mnganggap saya ‘kepala’ walau saya bukan bosnya?

11 12, saya juga menyadarinya setelah hampir 2 tahun menjabat menjadi “Kepala” :slight_smile:

Terima kasih TUHAN YESUS untuk semua berkat dan rahmatMU, semoga semuanya kupergunakan untuk kemuliaan NamaMU. Amin

:angel:

Sebenarnya yg harus terjadi adalah kehendak Tuhan. kehendak-Nya ada diatas segala2nya.
Ada banyak contoh orang2 yg hidupnya benar dan bersih di hadapan Tuhan, tapi ya nggak naik2 juga pendapatannya. Aneh ya?
Saya nggak tau, ada berapa persen orang2 seperti ini di dalam gereja. Mereka dikasih berkat tapi nggak mau “ngambil” atau gimana saya nggak tau. Soalnya bisa terjadi ada orang yg doa (sampai puasa lagi) minta diberkati, eh sudah waktunya dikasih malah ditolak.
Makanya saya pengen tau ada berapa banyak anak Tuhan yg merasa hidupnya sampai sekarang nggak naik2, tapi malah turun.

ya memang sdh seharusnya kehendak Tuhan YESUS yg terjadi toh… :happy0025:
tapi krn ada kotbah iming-iming kemakmuran, makanya si jemaat mau kehendaknya yg terjadi…
kalo ga terjadi yg baik, langsung nyalahin Tuhan deh… kok begini… kok begitu… bukankah saya udah ini itu sesuai yg dikatakan HT… nah lho… jadi si jemaat yg mendikte Tuhan kan… :char11:

trus ketika lapor ke HT, si HT cuma bisa nyalahin si jemaat dgn kesalahan yg di cari-cari kan… itulah kalo cuma fokus pada materi jasmani saja… sdgkan berkat rohani yaitu kasih karunia kesehatan, kehidupan dan keselamatan ga dipikirkan… jadi siapa yg salah kalo gitu fren… :coolsmiley:

bener bro, berkat kan gak dinilai dari materi aja banyak banget berkat yang gak terhitung sama uang…
hayo jadi salah siapa atuhhh…???

:coolsmiley: :coolsmiley: :coolsmiley:

di FK inlah terjadi yang “kepala” dimarahin oleh yg “anti jadi kepala” :slight_smile:

Sebenarnya kalau mau jadi kepala harus bekerja di perusahaan non kristen , yang pegawainya juga pada non kristen

sebab kalau kerjanya diperusahaan kristen yang pegawainya kristen semua, maka semua akan jadi kepala,
kalau semua jadi kepala pasti kantornya bakal “kotor” karena siapa yang NYapu ?

Tuhan Yesus Memberkati
Han

wah…hebat dong ternyata teman2 yg OL di FK ini rata2 kepala di tempat kerjanya hehe

Wkwkwkwkwkwkwkwk… biasanya saya yang ngeluarin SP (Surat Peringatan, 3 x dapat SP kena pecat) , tapi disini, nunggu para momod yang ngeluarin “SP” ;D ;D ;D

Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk… ;D ;D ;D

bicara soal kepala itu bukan berarti harus jadi pemegang jabatan tertinggi dalam suatu perusahaan besar…
bicara soal kepala itu bukan melulu soal jabatan, gaji

apakah jadi seorang pemimpin itu harus jadi bos atau owner??

tp janji Tuhan ini berlaku bagi semua org…

untuk menjadi kepala bukan ekor atau menjadi naek bukan turun, dalam hal apapun itu

hrs ada namanya usaha dari diri kita…loh kok begitu??

gembala gereja aye analogikan begini…
ketika kita mau naek ke lantai atas, apa aj yg kita lakukan??
kita harus naek tangga toh? kita harus keluarin tenaga utk naek tangga toh at least kita harus berjalan ke arah tangga

waktu kita sekolah, apakah naek kelas begitu aja?
guru :" ya anak2, kalian LANGSUNG naek kelas."

ga begitu kan…pasti ada namanya UJIAN/RINTANGAN/GONCANGAN…biasanya org Kristen gak siap dengan hal ini…mereka pikir “promosi” dateng dari langit…gedubraks, genteng pecah jatoh DUIT SEKOPER…

org Kristen rata2 maunya instan…
jadi jangan minder kl keadaan kita kok gini2 aja yah…tp percayalah bahwa kita sedang diproses akan hal itu…

Jbu

Sudah… dengan adanya Kristus saya yakin saya sudah menemukan Tuhan… itu berarti sudah cukup…

sama seperti kamu juga sedang bergumul menjadi kepala - gembala - :cheesy:

@sarapan pagi
Herannya, ternyata gereja yang tidak, “papah, mamah, anak mantu, cucu cicit buyut…”"" Ternyata kok bilangnya sama ya??? Aneh bin ajaib… Lalu siapa yang salah ya?? Pendeta yang selama ini khotbah “hampir disemua denominasi” atau yang ada disini yang terlalu suka banget “mendiskreditkan” orang lain ya???

Heran, sejak kapan alkitab memperbolehkan “menggosip” orang lain terus ya?? Hihihihihi… Anak Tuhan jadi boleh boleh aja… Toh sudah dibenarkan… Gak macalah… Wkwkwkwkwkwk…