Apakah Allah Tuhannya orang kristen?

menurut temen2 apakah Allah Tuhannya orang kristen?

Allah Tuhannya semua orang :afro: :afro:

Yesus mati untuk Osama bin Laden dan Hitler koq… :wink:

Weqs pertanyaan yang sangat gampang tp jawabanya pusing

Tuhan itu tidak memihak pada agama manapun karena dia adalah Sang Pencipta Yang punya kuasa di bumi ini maupun di aherat. Apa yang menurut Tuhan baik oleh manusia menurut kehendaknya maka dia merestuinya.
;D

ALLAH yg adalah KRISTUS or YESUS…
mengasihi semua orang…
siapa yg datang kepada BAPA akan HIDUP…
SO…
pintu sorga terbuka buat semua orang…

emm…
ini nihh yg lg jd perdebatan bagi para Pendeta skrg…
klo yg sy dgr2,mungkin kalian jg ad yg uda perna dgr klo katanya sihh…penerjemah alkitab inggris k indo itu dulunya slh mengartikan…
katanya,klo sbenernya namanya tu bkn Allah tp…Yahwe…
ad bbrp greja yg jg uda ganti nama-Nya bkn Allah lg diganti jd Yahwe…
sy sendiri jg gak gtu ngerti sihh…
cuma dgr2 aj dr tmn ku yg kluarganya tuhh uda ad d greja yg mengganti nama Allah mjd Yahwe…
katanya tmnku sihh,yg dia dgr Allah = Moon of GOD…
entahh lahh…itu smua sihh yg aku dgr…
jd pEacE… :happy0025:
sry GOD if I make a mistake…

kalo menurut jun sendiri?

Weleh, allah atau apalah itu sih cmn kata2, asalmuasalnya juga ga tau dr mana, yang terpenting sih, apa artinya “Allah” itu sendiri dalam hidup kita?

aku bilang Allah bukan Tuhannya orang kristen saja, tp Allah bangsa-bangsa yang ada diseluruh dunia, nah mkng pertanyaan ini timbul dr pertanyaan, " kalau seseorang bukan agama kristen, pasti dia ga kenal Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, jadi bagaimana Tuhan/Allah bisa jadi Allah bagi orang yang bukan kristen?"

menurut saya… allah itu cuma urusan kata aja… artinya Yang berkuasa… jadi buat setiap orang allah nya itu beda beda… buat Orang kristen tentu saja Allahnya itu Tuhan Yesus Kristus… jadi harusnya yang berkuasa atas dirinya ya Yesus… tapi buat orang lain mungkin allahnya bukan Yesus… misalnya allahnya ‘uang’ jadi yang berkuasa atas dirinya uang… kalo uangnya ga ada ya dia ga bisa mengontrol diri, jadi nyuri lah, korupsi lah… bla bla bla… mereka takut kehilangan uang nya…

buat orang yang agama lain allahnya lain lagi…

tapi bukanya di 10 perintah Allah juga ada, jangan ada allah lain dihadapanku? jadi allah nya manusia itu bisa banyak… tergantung masih masing orangnya, tapi Allahnya orang kristen cuma satu… ya itu Tuhan Allah Yesus Kristus yang udah mati di salib buat dosa kita semua…

amin

@Jun
baru tau tuh ada hal-hal kayak gitu…

Silahkan dibaca.
Memang Artikelnya cukup panjang, tapi kalau anda serius jadi anak Tuhan artikel ini penting dibaca untuk menghindari kesalahpahaman. Jadi tidak salah komentar soal Moon God dan sebagainya…

skrg ne,spt yg kita tau…ad spekulasi yg lg muncul mungkin jg uda cukup lama…yaitu ttg penulisan nama Allah d dlm Alkitab…
ad yg menyebutkan bhw nama Allah itu artinya Dewa Matahari dan itu cuma miliknya org2 yg beragama Muslim aj…
oleh krn itu,sring kita liat klo d atas mesjid tu ad lambang Bulan Sabit gtu…
dan mulai skrg ad bbrp greja,yg uda tidak memakai nama Allah d grejanya…dan menggantikan tiap nama2 Allah yg ad d dlm Alkitab dgn Tuhan…
wkt tu tmn sy jg perna blg spt ne k sy,nahh…ampe hari ne,masalah ne yg masi truss ad d kpala sy…yg cukup membuat sy bingung…dan pergumulan jg sihh…
dan kbetulan hari ne jg,wkt d greja…pembicara nya menggantikan tiap nama2 Allah dgn nama Tuhan…

nahh…gi mn nihh mnurut tmn2 skalian.???
klo seandainya,ad yg stuju dgn penggantian nama Allah mjd nama Tuhan…coba tolong disertain dgn bukti2 nya,jd itu jg bisa mnambah pengetahuan sy…skalian biar bisa yg terbaik bagi kita smua…
Thx a loT,guyZ…GBU all…

Menurut gue, yang begini jangan terlalu dipusingin.

Ini dikarenakan masalah bahasa semata.

Coba sekarang saya tanya,
Apa bahasa Indonesianya Elohim?
Lalu bagaimana kita menyebut YHWH dalam bahasa Indonesia?
(Sampai sekarang tidak ada yang tau bagaimana cara menyebut YHWH yang benar).

Lalu apakah para ahli agama mau berkumpul merundingkan dengan apa Elohim akan disebut di bahasa Indonesia kemudian memasukkannya ke Kamus Besar Bahasa Indonesia?

Bahkan dulu pun Elohim menunjuk pada dewa yang ada di jaman purba.
Tapi YHWH tidak menjadikannya masalah dan tetap mencantumkannya di Perjanjian Lama sebagai gelaran untuk menyebut DiriNya.

Sekarang ini ‘Allah’ bukan lagi milik eksklusif umat tertentu di Indonesia.
Ini dikarenakan di Indonesia, makna kata ‘Allah’ sudah sebanding dengan Elohim dalam bahasa Ibrani.
Kata ‘Allah’ inipun banyak digunakan di agama-agama lain.

Memang ‘Allah’ adalah nama pribadi dari Tuhannya penganut Islam sebagaimana Yesus adalah nama pribadi dari Tuhan penganut Kristen.

Namun begitu, dalam konteks bahasa Indonesia, kata Allah bukan lagi sekadar nama Tuhan dari penganut agama tertentu, tetapi sudah menjadi padanan kata dari Elohim.

Elohim sendiri berarti ‘Mereka yang datang dari langit (jamak)’ dan bagi orang Ibrani dalam konteks PL adalah menunjukkan gelaran bagi Pribadi yang lebih kuat dan lebih tinggi dibandingkan manusia.

Please koreksi dari rekan-rekan atas penjelasan ini bila ada yang salah.

Thanks


Elohim sendiri berarti ‘Mereka yang datang dari langit (jamak)’ dan bagi orang Ibrani dalam konteks PL adalah menunjukkan gelaran bagi Pribadi yang lebih kuat dan lebih tinggi dibandingkan manusia.

Maaf ni koreksi, Elohim dalam bahasa Hebrew (bahasanya Yahudi, bahasa asli Injil) artinya memang jamak (ada him yang berarti plural) tapi ini tidak lantas artinya jamak ada lebih dari satu individu, no, bila rekan-rekan semua belajar bahasa Hebrew atau arab, atau tanya saja sama salah satu orang dari bangsa ini, maka kata Elohim bukanlah jamak dari Tuhan, tapi Elohim adalah bentuk plural respect sebagaimana seorang ratu yang berbicara menggunakan kata kami bukan berarti ia mewakili keluarga (suami + anak2nya + yg lain) tapi itu adalah bentuk respect (royal respect). Mereka (bangsa arab dan yahudi) dalam tata bahasanya mengenal istilah plural respect ini, tidak seperti kita orang indonesia.

satu lagi, nama Yesus/Jesus, sebenarnya adalah bukan dari bahasa Hebrew (bahasa dimana Yesus berbicara sehari2), jadi dalam masa hidupnya, Yesus tidak pernah mendengar nama Yesus/Jesus, namanya adalah Isa, adapun Christ juga tidak pernah didengar oleh Yesus selama hidupnya karena ini adalah turunan dari bahasa Yunani. Messiah (Hebrew) atau Al Masih (Arab), dalam bahasa Yunani adalah Kristos, kemudian diterjemahkan oleh orang2 latin sebagai Christ.
begitu kira2…

semoga diberi pencerahan.

Maaf ni koreksi, Injil tidak ditulis dalam bahasa Hebrew (Ibrani), tapi dalam bahasa Yunani.

Tolong bedakan antara kitab-kitab Injil dengan kitab-kitab lain.
Perjanjian Lama: Kejadian s/d Maleakhi, bahasa aslinya adalah Ibrani
Perjanjian baru: → Yunani
Injil: Matius, Markus, Lukas dan Yohanes → Yunani
Kisah Para Rasul s/d Wahyu → Yunani

koreksi lagi: Bahasa sehari-hari Yesus dan lingkungannya pada saat itu adalah bahasa Aram bukan bahasa Ibrani (Hebrew)

Nama Ibrani Yesus adalah Yeshua atau Yoshua, sedangkan soal ditulis menjadi Yesus (Indonesia) atau Jesus (Inggris) atau Isa (Arab) atau Yesu (China/Korea/Jepang) itukan karena terjemahan kepada lafal setempat.
Nama Ibrani Abraham adalah Abraham diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Abraham, bahasa Inggris menjadi Abraham dan di Quran menjadi Ibrahim…

So what’s the problem?

Terima kasih, tapi tolong pencerahannya dicerahkan lagi, soalnya agak gelap… :rolleye0014:

Salah satu misteri alkitab adalah menggunakan kata elohim dalam menjelaskan mengenai Allah.

Saya tidak ragu-ragu mengatakan bahwa elohim itu jamak.
Mengapa begitu?
Karena bentuk tunggal dari elohim adalah el.
Misalkan dalam El Shaddai, El Gibbor, El Olam, dst.

Misteri dari pemakaian kata ‘elohim’ ini akhirnya terpecahkan di jaman Perjanjian Baru, bahwa kejamakan tersebut menunjuk pada Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus.

Mau lanjut?

Kej. 1:26
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Kej. 11:7
Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."

Udah pake ‘elohim’ pake pula kata ‘Kita’ (dengan K huruf besar).
Kepada siapa Tuhan berbicara?
Tentu ini adalah pembicaraan tripartit antara Bapa, Yesus dan Roh Kudus.

Ehm, ada ayat yang lebih aneh :

Kis. 7:55
Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.

Semoga hal ini diterima dengan terbuka dan menambah wawasan kita mengenai Allah Tritunggal.

Tapi, kembali ke inti,
Buat apa kita menolak menggunakan kata ‘Allah’ bila makna kata ‘Allah’ saat ini sudah berlaku universal di Indonesia (bukan lagi monopoli golongan tertentu). Kecuali bila nanti ada gugatan nasional dari golongan agama lain yang membuat umat Kristen tidak boleh menggunakan kata ‘Allah’ karena sudah menjadi hak paten golongan agama tertentu.


semua itu cuman panggilan aja …
sebagai contoh, kalau saya panggil papa saya kan bisa papa, papi, dady, bokab …
teman-teman sekalian kalau panggil papa saya kan dengan sebutan om dsb …
begitu juga dengan panggilan Allah :slight_smile:
begitu menurut pandangan saya.
tq … Gb ol

emm,
tp yg sy denger2 katanya sihh…itu pd awal mula penerjemahannya,mreka yg bertugas menerjemahkannya ad kesalahan mengartikan…

Salah satu misteri alkitab adalah menggunakan kata elohim dalam menjelaskan mengenai Allah.

Saya tidak ragu-ragu mengatakan bahwa elohim itu jamak.
Mengapa begitu?
Karena bentuk tunggal dari elohim adalah el.
Misalkan dalam El Shaddai, El Gibbor, El Olam, dst.


Bro… kalau anda yakin itu jamak (plural), lalu kenapa dalam penerjemahannya tidak digunakan kata Gods, melainkan God saja (diseluruh Alkitab anda tidak akan menemukan Gods)?

Saya juga tanya, anda mengerti Hebrew? apakah keyakinan anda bahwa Elohim itu berarti jamak benar2 dari pengetahuan anda tentang bahasa Hebrew?

thanks

Elohim adalah bentuk plurar (jamak) dari El.

Elohim di Alkitab bisa refer ke tuhan ataupun Tuhan.
Untuk tuhan (fals gods) dipake kata Elohim dan diterjemahkan ke inggris sebagai “gods”.
Untuk Tuhan (Allah-nya orang Israel), dipake kata Elohim juga dan diterjemahkan ke inggris sebagai “God”.
Kenapa ga ada “s”?.. karena yang dibicarakan disini adalah Allah TriTunggal (3 dalam 1).

Elohim adalah bentuk plurar (jamak) dari El.

Elohim di Alkitab bisa refer ke tuhan ataupun Tuhan.
Untuk tuhan (fals gods) dipake kata Elohim dan diterjemahkan ke inggris sebagai “gods”.
Untuk Tuhan (Allah-nya orang Israel), dipake kata Elohim juga dan diterjemahkan ke inggris sebagai “God”.
Kenapa ga ada “s”?.. karena yang dibicarakan disini adalah Allah TriTunggal (3 dalam 1).


Broda Harisman, look, saya bertanya, anda mengerti bahasa Hebrew?
mungkin susah di indonesia cari orang Yahudi utk bertanya, tp untuk masalah agama yang tidak sepele, seharusnya anda tidak segampang itu mengartikan kata dari bahasa aslinya dengan tidak memiliki pengetahuan yang cukup.

[i]Is the sense of the word elohim plural? The answer is that it is not. This word has one form, but more than one sense, for which reason it is found both in singular and in plural constructions. This is a feature of the Hebrew language, not an indication of the nature of God, as will be explained below.[/i]

source: Grace Communion International (baca lanjutannya)


kalau anda sudah mengerti Hebrew tapi tetap insist seperti itu, saya sarankan anda ambil kursus lagi, kalau bisa sama yang native, orang Yahudi.

:happy0025: