aku takut bagaimana setelah aku mati nanti

teman2. Tolong Berikan aku jawaban yang bisa membuat hati ku tenang… :slight_smile:

bukannya terbalik… yang ditakutkan adalah semasa hidup…

Hidup untuk Yesus dan mati adalah sebuah keuntungan…jelas kan?

orang mati itu enak …krn kan ngga ada yang minta pulang kan ? :smiley:

Bro sepertinya punya alasan atas pernyataan bro ini !
Sedang Sakitkah?
Kegelapan meliputi?
Lagi Kaya-kayanya ?

Kalau bro baik, kenapa harus takut mati?
Kalau bro tidak baik, segeralah bertobat dan lakukan yg baik dimata Tuhan.

Pardon me kalau tidak berkenan, GBu

Satu2nya yang membuat kita tenang adalah datang pada Kristus. Selain itu tidak ada penjelasan apapun yang membuat kita tenang.

Penjelasan cuma satu kalimat saja. Datang pada Kristus

Trims Teman2.
jawaban2 kalian membuat aku Senang.

kalo sudah punya Yesus ngapain takut, kan tinggal merem aja, tunggu bentar lagi -melek dah di surga…wuenakeeeee polll

Re: aku takut bagaimana setelah aku mati nanti

apa yang anda takutkan ??

maybe sendirian di kuburan itu kali yah?? :mad0261:
apa belum tahu tempat yang pasti ? surga atawa neraka ?
klo blm tahu tempat yg pasti memang sih rada ngeri :ashamed0004:

Agan TS ga mau sharing lebih banyak siy, kan jadinya singkat gini.

Posted by: NicMus
« on: Today at 12:24:25 PM »

Insert Quote

Bro sepertinya punya alasan atas pernyataan bro ini !
Sedang Sakitkah?
Kegelapan meliputi?
Lagi Kaya-kayanya ?

Kalau bro baik, kenapa harus takut mati?
Kalau bro tidak baik, segeralah bertobat dan lakukan yg baik dimata Tuhan.

Hahaha… ;D
Inilah yang sering dikaitkan orang-orang… :coolsmiley:
Orang takut mati=sedang dalam kegelapan
Orang takut mati = tidak beriman, dan lain lain

Padahal tidak demikian adanya…

Bila Yesus dalam hidupmu, maka engkau tidak perlu takut

semua orang pasti mati

setelah mati ada kebangkitan

Waduh…?? kapa kau mau matinya kawan…?? biar cepat cepat ku kasih dulu ini obet penenangnya yang ada di tanganku ya…!!
Ini aku ambil darai Alkitab ya kawan , begini :
Didalam Alkitab, sejak dari PL di kitab Yesaya sudah di nubuatkan bahwa : MENJANJIKAN KEMATIAN AKAN DILENYAPKAN UNTUK SELAMA-LAMANYA…Dan nantinya itu di genapi oleh Tuhan Yesus Kristus sendiri.

Kemudian jika di PL juga dalam kitab Pengkhotbah 3 : 11 dikatakan bahwa Didalam diri kita umat percaya ini ada kekekalan, dan kekekalan itu tidak dipengaruhi oleh rusaknya badan di luar, karena jiwa yang kekal akan berjumpa dng Allah untuk selamanya.
Jadi istilah kate…: Puji Tuhan…!! Kita mempunyai satu kemenangan didalam, yaitu kemenangan terhadap kematian.

Jadi jika anda sudah menjadi sbg seorang kristen…yang benar…??? maka sudah pasti sebagai pengharapannya adalah ditujukan kepada kekekalan…Jadi walaupun sudah mati ( hilang nyawa )…itu suatu keberuntungan dan dari situ bertemu dng Tuhan Allah untuk selamanya.

Salam GBU


tapi Apakah bila di surga nnt hidup Kita selamanya, hanya dengan kebahagian. bagaimana Perasaanmu klu selamanya kita bahagia. apakah itu hidup?? Sedih, Cemburu, Marah, dsb kita tidak merasakan nya lagi ?

Semua manusia didalam hatinya percaya ada kekuasaan yang lebih tinggi, yang namanya Tuhan, sebab dari awal tidak ada satu manusiapun yang bisa menghindar dari kematian.
Semua manusia sedikit banyak ada rasa takut menghadapi kematiannya, sebab dia tidak tahu setelah mati apa yang akan terjadi.

Topik yang anda berikan itu, adalah ungkapan yang jujur dan wajar, sebab rasa takut itu pasti pernah dialami oleh setiap orang.

Sekarang yang menjadi pertanyaan ialah:
Bagaimana perasaan takut ini dapat dihilangkan, dan dirubah menjadi perasaan suka cita menghadapi kematian kita ?

Hidup seorang kristen, bukan hidup asal hidup, makan, tidur, menjadi tua dan mati, tidak tahu kemana kita akan pergi setelah mati.
Hidup seorang kristen mempunyai maksud dan tujuan, mengapa kita hidup dan kemana kita pergi.
Hidup seorang kristen adalah perjalanan pulang kerumah Bapa di Sorga,

Untuk merubah rasa takut, menjadi sukacita menghadapi kematian ,
pedomannya ialah: IMAN, HARAPAN dan KASIH.

IMAN:
Kita percaya Yesus adalah Tuhan.
Yesus telah mengorbankan diriNya sendiri, karena kasihnya kepada kita.
Kita percayakan sepenuhnya hidup kita kepada Yesus.

HARAPAN.
Kita tidak tahu yang namanya Sorga itu bagaimana,
Karena kita percaya kepada Yesus, maka kita imani bahwa di Sorga kita akan hidup kekal dan berbahagia.
Jadi didalam perjalanan hidup, kita mempunyai harapan, untuk mendapatkan sesuatu yang tak ternilai harganya.
Dengan harapan, hidup seorang kristen selalu bersemangat, penuh suka cita, dan mukanya selalu berseri-seri.

KASIH.
Yesus sangat mengasihi kita, Dia selalu berpesan agar kita saling mengasihi.
Kasih kepada Allah dan kasih kepada sesamanya adalah syarat mutlak yang Yesus minta kepada kita.
Jadi didalam perjalanan sisa hidup, kita harus berusaha berbuat kasih.

Dengan pedoman tsb diatas, tidak ada alasan lagi untuk takut menghadapi kematian.

Jangan ragu,percayakan hidup anda kepada Yesus.

Syalom.

setelah kematian, itulah kehidupan yang sebenarnya.
apakah di sorga atau di neraka
kehidupan yang kekal.

wiihhh…yang saya ketahui dari Alkitab dan kita mengimani ALAKITAB tsb adalah Firman Allah…dimana diinformasikan bahwa DAMAI SEJAHTERA ALLAH yang ada di SORGA tsb…tidak ada lagi sedih cemburu marah dl lain-lain sifat yang mendukakan…

Salam…

Tuhan Yesus tidak pernah menipu kita, Dia mengatakan disurga itu tidak ada airmata.
Masak sih kita mau menuduh Tuhan menipu dengan meragukan Firmannya ?

Dengan meragukan FirmanNya sebenarnya kita sudah menuduh Tuhan Yesus penipu.

Pointnya bukan Yesus menipu atau tidak. Tetapi apakah paradigma kita dengan Yesus adalah sama.

Contoh :
Paradigma Tuhan :
Jas 1:2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan
Tetapi kebahagiaan itu bisa bikin orang Kristen merasa menjadi orang paling menderita di dunia :smiley:

Mat 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Silahkan dibayangkan sendiri rasanya dianiaya atau difitnah yang jahat-jahat :tongue:

Maka jangan pula menyangka di Sorga kerjanya tidur dan nyanyi-nyanyi doang seperti yang disangka kebanyakan orang Kristen. Terus terang saya ragu dengan pendapat seperti ini

GBU