aku ingin percaya

aku seorang yang ragu, yg terperangkap dalam pemikiran yang dalam sekali bahwa kita hidup bukan untuk apa-apa. kita hanya menjalaninya dan akan berakhir begitu saja tanpa ada arti. mati adalah akhir dan awal itu ta’akan ada lagi. Mungkin akan sedikit berbeda jika kita adalah seorang presiden amerika serikat atau kita adalah penyanyi pop terkenal seperti Michael Jackson. tapi apalah arti bahwa itu bukanlah apa-apa setelah kita mati. mungkin mereka akan masih mengingat kita setengah abad kemudian tapi perlahan-lahan akan di lupakan. aku pernah bepikir bagaimana kalau terjadi perang nuklir dan hampir stengah populasi manusia musnah dan pasti akan di ikuti dengan peradaban yang baru, apa masih kita akan percaya dengan keselamatan agama ? dan apabila bahwa ternyata kita tidak sendirian di tata surya ini dan ada kehidupan di luar bumi sana, apakah kita masih ingin meyakini kepercayaan kita ?
aku mungkin bukan satu-satunya yang punya pemikiran yang sepeti ini.

aku hanya ingin mencari tahu apakah Yesus bisa mempengaruhi hidupku, apakah keselamatan ada padanya. tapi aku tak bisa menemukanya.
aku hanya ingin percaya.
ataukah dia bisa menemukan aku ?

siapa bilang kita hidup tanpa makna…kita diciptakan Tuhan itu ada maksud kok…jgn berpikir terlalu jauh soal jadi presiden atau org terkenal…ketika kita lakukan kehendak Tuhan, kita dekat denganNya… dan Dia kenal kita slalu walau mgkn kita ga dikenal oleh org bnyk tp itu jauh lbh berarti…

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

keselamatan hanya pada Tuhan Yesus percaya saja dan buang pemikiran logika u.krn otak kita cm segede bacang mau mengerti Tuhan yg dengan embusan napas bahkan perkataanNya bisa ciptakan langit dan bumi.hehe

sekalipun ada kehidupan di luar sana yg gw tau itu ga mgkn, gw akan tetap percaya ama Tuhan spt mental Sadrakh, Mesakh dan Abednego…

Daniel 3:17-19
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Dear “Siapaaku?”,
Membaca curhat-mu itu, sedikit tanggapan dr saya yaa:

  1. Tampaknya saudaraku sudah terperangkap dg pikiran bahwa ikut Tuhan Yesus itu dimaknai selalu sbg situasi: hidup yg lancar, punya kedudukan dlm masyarakat, uang cukup dsb dsb yg dipahami banyak orang non Kristen.
  2. Tampaknya saudaraku memosisikan Kristus sebatas “super power” yg bisa mengikuti apa yang ada dalam konsep pengertianmu.
    Kristus itu Allah yang berdaulat penuh atas hidup kita, tetapi sekaligus Allah yang rela merendahkan diri berinkarnasi menjadi sama seperti kita. Kristus adalah yang menyatakan siapa Allah yang sejati (bukan buatan konsep manusia) & yg juga menyatakan kasih & rencana Allah yg agung bagi umat manusia yg percaya kepadaNya. Tanpa kita percaya padaNya, Dia tetaplah Allah dari kekal sampai kekal, tak akan ada kerugian apapun di pihakNya meski seluruh dunia meninggalkan Dia…!
    Saya pribadi semakin menyadari bahwa aku ini pada dasarnya “nothing”, yang perlu bergantung penuh pada Tuhan, justru dikala berada dalam situasi yg tertekan, dimana tak ada yang bisa kuandalkan. Ketika penderitaan datang, tak ada yg lebih baik daripada datang kepadaNya, Yesus Kristus. Karena Dia telah menyatakan diriNya, sejarah tak mungkin menghapus namaNya, tak ada agama apapun yg mampu menunjukkan segamblang Alkitab bahwa Allah yg mencari manusia (tak ada manusia yg benar2 mencari Allah). Dan tak ada agama mana pun yg menggambarkan sedekat apa kemungkinan hubungan antara manusia dg Allah-nya dibanding hubungan kita anak2 Tuhan dengan Bapa di surga, antara kita domba yg ringkih + buta dengan Sang Gembala Agung yang selalu menyertai kemana saja kita melangkah.
    Sungguh sebuah tindakan yg bodoh, bila kita yg telah mengenal Tuhan Yesus yg Mahaagung (trancendent) itu sekaligus dekat (immanent) dengan anak2Nya, 'meninggalkan" Dia (karena yg harus ditakuti sebenarnya ialah kalau Dia yg meninggalkan kita…). Hubungan kita dengan Tuhan Yesus seperti persahabatan seseorang dengan seorang Raja…, yg kita hormati sekaligus kasihi karena Dia terlebih dulu menghormati & mengasihi kita…, dapatkah kau bayangkan itu??? Saya berdoa buat saudara, agar di masa2 sukar dapat merasakan kehadiran Tuhan yang pasti segera menolong anak2Nya yang ber-seru2 di dalam kebenaran & kehausan rohani yg mendalam… sesuai Janji, Kehendak dan Waktu Tuhan sendiri…

Tentu saja Tuhan Yesus dapat menemukanmu, sebab Tuhan berkenan datang kepada orang2 yang tidak mencariNya, apalagi kepada orang2 yg sungguh2 mencarinya, DIA akan berlari dan mendapati anda. Tinggal apakah anda mau membuka pintu hati bagiNya??

Semua yg anda dengar mengenai kehidupan lain diluar bumi mungkin memang ada, sebab tidak ada yg mustahil bagi Tuhan. tapi, hanya manusia yg tinggal di bumi ini saja yg dibentuk segambar dan serupa Allah, dan hanya manusia yg tinggal di bumi ini saja yg dikaruniakan keselamatan dalam Tuhan Yesus ( alien , mahluk angkasa luar tidak).
lebih lengkap bacalah Alkitab , sebab oleh karena pendengaran akan firman Tuhan kamu dapat menjadi percaya. Dan kiranya Roh Kudus memberkan hikmat dan pengertian akan pengenalan terhadap Tuhan yang sejati.
Amen.