Ajaran Murni Para Rasul

Dari sekian banyak diskusi ataupun debat, banyak hal ditemukan perbedaan dan pertentangan.

Sekarang bukan waktunya untuk membahas dan memperuncing perbedaan, melainkan saya mengajak kita untuk sama-sama mencari persamaan yang mendasar dari setiap ajaran yang telah kita terima.

Saya percaya bahwa Gereja jaman para Rasul adalah Gereja yang Benar.
Saat itu Petunjuk Firman Tuhan langsung dan jelas pada Para Rasul. Karya kerja Roh Kudus jelas dan meneguhkan pemberitaan Injil. Hukuman Tuhan juga dengan jelas diterapkan seperti kejadian Ananias dan Safira.

Kini saatnya kita kembali pada ajaran para Rasul.
Dengan demikian kita bisa menjadi kawan sewarga dan angota keluarga Allah.

Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Matius 12:30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

Salam.

Pertamax

yups… murni ajaran rasul
yg diingget… jgn menghakimi setiap tubuh Kristus…
karena setiap tubuh Kristus tuh mempunyai ciri -ciri khusus yang luar biasa

Apa yang menjadi ajaran pokok para rasul? Ini yang seharusnya sekarang setiap gereja miliki dan ini adalah hal yang sama.

Start cari persamaan bukan perbedaan. Dengan demikian kita boleh sama-sama membagikan hal crucial dari Injil kepada mereka yang belum mengenal Injil.

Aku mulai dengan Yesus sebagai satu-satunya Mesias (Kristus) Sang Juru Selamat.

Salam.

percaya tritunggal

Membahas ajaran murni rasul akhirnya juga kita akan masuk diskusi perbedaan gereja juga, karena tiap gereja yang ternyata ada perbedaan itu mengaku dialah yang murni menjalankan ajaran rasul2

Satu-satunya cara uji dengan Firman Tuhan.

Salam.

@ Hans, adakan anda percaya kepada Tritunggal? Mohon dijawab.

percaya alkitab adalah firman Tuhan :slight_smile:

Metode sederhananya sih cek saja ajaran di jaman Gereja Perdana. Kalo ajaran-ajaran itu masih ada di dalam Gereja saat ini, well, Deo gratia. Tapi kalo sudah jauh melenceng, sebaiknya kita berpikir, siapakah yang tersesat ??? Kita atau orang-orang di Gereja Perdana ???

Ada sumbernya kok di dalam Alkitab, kebenaran yang dapat diukur…^0^

Salam

Sudah seharusnya memang seperti itu, tapi justeru saya bingung kenapa gereja tidak pernah bersatu? Perbedaan yang paling mencolok adalah Kristen Protestan establish dan Kristen Protestan yang kharismatik, sepertinya kedua ini sangat jarang bisa duduk satu meja tata layanan.

Orang Protestan establish menganggap kharismatik adalah aliran sesat dan sudah keluar dari rule yang telah Tuhan tetapkan dan Kharismatik beranggapan bahwa Gereja Protestan yang establish tidak di berkati dan yang paling parah sampai ada menganggap tidak ada keselamatan di dalamnya. Apakah harus seperti itu?? Gereja itu adalah ibarat sebuah tubuh Kristus. Tubuh memiliki berbagai macam anggota ada tangan, kaki, mata, mulut, telinga dan anggota2 lainnya yang masing2 anggota memiliki kenunikan-keunikan sendiri dan memiliki peran yang berbeda-beda pula, tapi apakah kaki bisa berkata kepada tangan, bahwa kaki tidak memerlukan tangan?? I Korintus 12;12-27 menjelaskan dengan tegas akan hal ini, tapi mengapa Gereja tidak dapat mengimplementasikan akan ajaran ini?? SIAPA yang SALAH?? Pemimpinkah yang memberikan gap-gap terhadap jemaatnya atau jemaat yang membatasi diri?? Ataukah ada persan serta si iblis?? Bagi saya semuanya memiliki kesalahan?? Pemimpin harus memberi pengertian yang baru kepada jemaan dan jemaat harus belajar dari pengertian yang diberikan oleh pemimpin. Maka kalau semuanya sudah saling mengerti, lawan kita tinggal si penyesat saja.

Kenapa Iblis membuat perpecahan di tengah2 gereja??
Iblis tahu kalau ada kesatuan sesama Tubuh Kristus maka Injil akan bergerak dengan cepat dan si iblis tidak mau hal itu sampai terjadi. Kalau Tubuh Kristus bersatu maka Kerajaan Allah akan datang di dunia ini, dan iblis tentu tidak mau hal itu terjadi.

Tidak dengan istilah Tritunggal. Apakah para rasul juga menggunakan istilah ini?
Kl mereka tidak mengakui istilah Tritunggal dan dianggap sesat oleh Anda, maka tentu saja saya memilih dicap oleh Anda sesat juga sama seperti mereka.

Gereja perdana (mula-mula, Para Rasul) tidak mungkin salah.
Kalau Anda beranggapan ada yang salah, maka coba teliti lagi mungkin Anda yang salah.
Kita punya Gereja Perdana sebagai Role Model gereja yang benar.

Salam.

So far sudah ada dua point:

  1. YESUS sebagai satu-satunya Mesias (KRISTUS) Sang Juru Selamat.
  2. Percaya Alkitab (Bible) adalah Firman Tuhan.

Next…

Hanya karena para rasul tidak menggunakan istilah tritunggal bukan bermaksa ide atau konsep itu ngga ada, bukankah begitu?

Btw, anda masih belum menjawab pertanyaan saya. Saya nanya apakah anda percaya kepada tritunggal baik itu menyangkut istilah mahupun ide/konsep/ajarannya? Sila jawab secara tegas.

Apa yang diajarkan tertulis dalam Alkitab itu yang seharusnya kita pegang, bukankah begitu?
Pernahkah seorang rasul atau salah seorang dari jaman para rasul yang mengusung ide “tritunggal”?

Inti keberatannya untuk saya adalah pendapat bahwa Allah itu terdiri dari tiga “pribadi”.
Selebihnya kita tentu akui keberadaan BAPA, Anak dan Roh Kudus, bahkan juga penggunaan istilah Malaikat Tuhan (yang terkadang mewakili Pribadi Tuhan sendiri terutama dalam kitab Kejadian).

Tiga istilah BAPA, Anak dan ROh Kudus ada di dalam Alkitab dan pasti benar menurut ajaran para rasul. Tapi ide tiga pribadi, benarkah sudah sesuai dengan Alkitab dan ajaran para Rasul?

Tuhan menyatakan diriNya dengan term yang Dia mau untuk dinyatakan kepada umat. Mungkin sebaiknya kita tidak membuat term baru untuk mengenal Tuhan, dimana term tersebut belum tentu cocok dengan keadaan yang Tuhan mau untuk kita mengenalNya.

FYI Tritunggal/ trinity bukan barang baru dalam kepercayaan lain. Kita tidak sedang mengadopsi atau mengakomodasi paham di luar untuk masuk dalam Kristen, bukankah begitu?

Kenali Tuhan sebagaimana Tuhan mau kita mengenalNya

Salam.

Tuhan kita mau dikenal sebagai “jamak” namun “esa” itulah Tritunggal…^0^

Salam

Rasul Paulus mengatakan:
2 Korintus 13:14 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

Allah Tritunggal justru menjadi dasar iman kita kepada Tuhan dalam kekristenan. Allah Tritunggal artinya Allah telah melalui proses sedemikian rupa sehingga saat ini kita memiliki pengenalan yang tepat tentang Dia. Kita dengan mudah menikmati Dia kapan pun dan dimanapun tanpa harus melalui ritual tertentu. Kita tinggal menyeru nama Nya dan Dia segera masuk dan menjenuhi hati kita dan menuntun kita sesuai dengan kehendakNya. Seperti sumber air yang di pegunungan, perlu mata air yang keluar dari sumber itu kemudian perlu aliran-aliran sungai yang mengalir hingga kepada penduduk di bawah pegunungan itu yang tinggal menikmatinya air tanpa harus naik ketempat yang tinggi. Seperti juga buah semangka yang masih bulat perlu dipotong-potong supaya dapat dinikmati dengan mudah, bahkan di buat jus supaya tinggal meminumnya. Hal Allah juga demikian, Allah Bapa perlu menjadi Putra yang datang ke dunia memberi teladan dan menyampaikan maksud hati Allah melalui perjanjian baruNya, kemudian harus mati supaya menjadi Roh Kudus yang menghuni setiap batin umat pilihanNya. Saat ini dengan Roh Kudus, Allah bisa mengekspresikan kehendakNya melalui orang-orang saleh dengan leluasa hingga ke seluruh bumi tanpa batasan negara, ras, suku tertentu. Tetapi menjadi Tubuh yang universal, yaitu Tubuh Kristus.
Yoh 7:37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! 38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” 39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan."
1 Korintus 15:45 Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Semoga bermanfaat bro. GBU

percaya Bapa , Putra dan Roh Kudus dlm nama Yesus

Sejak bila Bapa dan Roh Kudus bernama Yesus? Mengutip statements dari brur Hans, Modalisme/oneness bukan barang baru dalam kepercayaan lain. Kita tidak sedang mengadopsi atau mengakomodasi paham di luar untuk masuk dalam Kristen, bukankah begitu?