Adakah saya masih boleh diterima tuhan kalau belum dibaptis ?

hi , saya masi baru disini . mau minta pendapat dari kalian . emm , saya masih belum dibaptis . saya menyesal skali krna tidak mau dibaptis pada tahun yang lalu dan tahun ini . sebabnya saya belum sedia . tapi saya sangat menyesal dengan perbuatan itu . saya mau menerima tuhan Yesus sebagai juruslmat saya sekarang . tapi seandainya saya meninggal sebelum dibaptis nanti , adakah saya boleh diterima tuhan ? minta dibalas yahh :char12:
Ohyahh , mau nanya lagi ni . kalau bahan doa itu gimana yah ? maksud saya , contoh bahan doa itu …

Baptisan itu tdk menyelamatkan kalau tanpa pertobatan,
ketika anda sdh benar2 percaya & menerima Tuhan Yesus maka itulahsaatnya anda dibaptis,
Baptisan hanya sbg tanda & pengakuan dimuka umum bahwa anda sdh percaya Yesus
Tanpa Baptisan (krn blm sempat) kalau anda benar2 sdh percaya gak masalha meninggal kapanpun

Berdoa itu gak usah susah2, gak ada formulanya, sesuaikan saja dgn kebutuhan dan dorongan hatimu,
yg penting semua doamu harus kpd Bapa atau kpd Yesus dalam nama Yesus,
jangan kepada & dengan nama lain.
GBU

Misteri Hidupmu…

Pernakah kamu bertanya-tanya,mengapa kamu hidup di dunia ini dan apa tujuan hidupmu?Apakah hanya sekedar numpang lahir dan mati,ataukah ada sebuah tujuan tertentu?Teman,ternyata hidup kita ada rahasianya lho.Untuk membuka rahasia ini,kita perlu 6 kunci.Apa aja sih?Yuk sama-sama kita lihat!

Kunci 1. Rencana Allah
Allah punya satu keinginan yaitu supaya diri-nya ditampilkan melalui manusia (Roma. 8:29 Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengahisinya,yaitu mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah).Karena itulah, Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-nya (Kej. 1:26 Berfirmanlah Allah,baiklah kita menciptakan manusia menurut gambar dan rupa kita,supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara,dan atas ternak,dan atas seluruh bumi,dan atas seluruh binatang melata yang merayap di bumi).Sama seperti sarung tangan dibuat menurut gambar dan rupa tangan untuk diisi tangan;demikian juga kamu dan aku diciptakan menurut gambar dan rupa Allah untuk diisi Allah.Melalui menerima Allah sebagai isi,maka kita bisa menampilkan Allah (2 Korintus.4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat,supaya nyata kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah,bukan dari diri kami.

Kunci 2. Manusia

Supaya rencana-nya terlaksana,Allah menciptakan manusia sebagai sebuah wadah(bejana) (Roma. 9:21-24
21.Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda,untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa.
22.Jadi kalau untuk menunjukan murkanya dan menyatakan kuasa-nya Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaannya yang disiapkan untuk kebinasaan
23.Justru untuk menyatakan kekayaan kemulian-nya atas benda-benda belas kasihan-nya
yang telah dipersiapkannya,untuk kemulian
24.Yaitu kita yang telah dipanggilnya,bukan hanya dari antara orang Yahudi,tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain. Bejana ini memiliki 3 bagian,yaitu tubuh,jiwa,roh (1 Tesalonika. 5:23 Semoga damai sejahtera Allah menguduskan kamu seluruhnya,dan semoga roh,jiwa,dan tubuhmu terpelihara sempurna tanpa cacat pada kedatangan Yesus Kristus,Tuhan kita.Tubuh berhubungan dengan hal-hal fisik atau yang di luar.Jiwa,bagian mental,berhubungan dengan hal-hal psikis dan roh,bagian manusa yang paling dalam,diciptakan untuk berhubungan dengan Allah(Yoh 4:24 Allah itu roh,barangsiap menyembah dia harus menyembahnya di dalam roh dan kebenaran).Jadi,manusia diciptakan bukan hanya untuk diisi makanan dalam perutnya,atau diisi pengetahuan dalam otaknya,tapi juga diisi Allah dalam rohnya(Efesus 5:18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur,karena anggur menimbulkan hawa nafsu,tetapi hendaklah kamu penuh dengan roh).

Kunci 3. Kejatuhan Manusia

Namun sebelum manusia menerima Allah sebagai hidup(hayat) dalam rohnya,dosa masuk ke dalam manusia (Roma. 5:12 Sebab itu sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang,dan oleh dosa itu juga maut,demikianlah maut telah menjalar kepada semua orang,karena semua orang berbuat dosa).Dosa membuat roh manusia mati(Efesus. 2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu).Pikiran manusia memusuhi Allah(Kolose. 1:21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhinya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat),dan tubuh manusia berubah menjadi tubuh dosa (Kejadian. 6:3 Berfirmanlah Tuhan “Roh-ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam diri manusia”,karena manusia itu adalah daging,dan umurnya akan seratus dua puluh tahun saja ; Roma. 6:12 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana,supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya).Teman,dosa telah merusak tiga bagian manusia,membuat manusia jauh dari Allah dan tidak bisa menerima Allah.

Bersambung…

kenapa anda masih mengeraskan hati, belum mau di baptis ?
kenapa anda belum sedia ?
seandainya meninggal belom di baptis kemana ya ? klo ke neraka, kagak bisa pindah tempat lagi lho.

Baptis tidak menyelamatkan,
tetapi Baptis adalah menandakan kita mau melepaskan hidup “lama” kita, di baptis dan bangkit menjadi hidup yang baru bersama Tuhan Yesus Kristus.
jangan berhenti sampai di baptis saja, tetapi harus bertumbuh.
setelah di baptis itu seperti “bayi rohani” yang baru lahir, perlu pertumbuhan iman, dan meningkat sampai menjadi “dewasa” dalam Tuhan.
seperti anak tk, tentunya ortu menghendaki, tiap tahun tingkat pengatahuan anak tersebut meningkat, ke sd, ke smp dan seterusnya.
demikian juga dalam mengikuti Tuhan Yesus, iman kitapun harus bertumbuh dan tiba saatnya akan menghasilkan buah.

bahan doa yang di ajarkan Yesus :

Mat 6 : 9 ¶ Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, II II II
10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. II II II
11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Bapa kami di sorga, yang artinya, anda mempunyai seorang Bapa, bukan bapa yang di rumah, tetapi Bapa yang ada di Sorga. klo bapa yg di rumah baik dan suka mencukupi kebutuhan anda, APALAGI BAPA di sorga. silahkan jabarkan sendiri, pola, patron DOA BAPA KAMI yang di ajarkan oleh Yesus.

salam.

segeralah mengambil keputusan untuk di baptis. . . sesuai dengan Alkitab, bukan tata cara / aturan gereja.

kalau saat akan mati dan tidak sempat baptis dan karena tidak ada air dekat sana,
maka tidak baptis tidak apa apa, yang penting sudah tobat percaya TUHAN YESUS,

kalau masih hidup di dunia ini maka harus dibaptis sebagai tanda percaya YESUS,
sebagai pengakuan di depan semua makhluk bahwa kamu sudah percaya YESUS,

doa untuk Menerima TUHAN YESUS sebagai JURUSELAMAT:
saya Percaya YESUS adalah TUHAN MESIAS JURUSELAMAT!
saya Menerima TUHAN YESUS sebagai JURUSELAMAT saya!
saya Mau Taat Hidup Kudus Kasih menuruti TUHAN YESUS!
semua dosa2ku sudah terhapus oleh Darah TUHAN YESUS!
mulai sekarang saya Milik TUHAN YESUS selamanya! AMIN!
Terima Kasih TUHAN YESUS JURUSELAMAT ku! HALELUYAH!

Hadeeehh, jangan begitulah, dibaptis itu tidak menyelamatkan, ya sudah tidak usah ditakut-takuti masuk neraka. Keputusan dibaptis tidak bisa dipaksakan. Biarlah saat dia yakin akan imannya dan dengan senang hati membaptiskan dirinya.

Saya tanya tata cara Baptis sesuai dengan Alkitab itu gimana? Semua juga tau Baptis itu harus selam. Saya orang Baptis dan saya ikut Alkitab. Tata cara Gereja itu maksud anda dipercik atau bagaimana?

Semoga berkenan… :slight_smile:

yang penting adalah…

pertobatan dan perbuatan anda… sis… berbuatlah sesuai kehendak TUHAN… mengenai kapan mau dibaptis… sesuai keinginan pribadi… lakukanlah segala sesuatu dengan ikhlas…

hal mengenai meninggal sebelum dibaptis akan diterima atau tidak oleh TUHAN… itu semua adalah rahasia TUHAN… yang penting selama anda menjaga kebersihan hati anda… semoga jiwa anda ada di genggaman TUHAN…

Mengenai berdoa… berbicaralah seperti pada teman, sahabat, ayah, ibu… berbicaralah yang membuat anda terasa nyaman… lakukanlah doa itu dengan tempat yang nyaman… sediakan waktu yang tidak terganggu… lakukan dengan penuh keikhlasan… semoga bermanfaat…

TUHAN YESUS memberkati…

Saya bukan hakim yang berhak memutuskan apakah anda diperkenan Tuhan menerima anugrah keselamatan atau tidak. Tetapi dari pengetahuan saya tentang pribadi manusia dan Alkitab, saya kira ada kemungkinan besar anda tidak akan menerima anugrah keselamatan.

Untuk bersedia dibabtis saja anda enggan, lalu anda mau menyatakan diri percaya, saya kira untuk perjalanan hidup selanjutnya dalam hubungan dengan ketaatan anda akan kehendak Allah akan sama dengan sikap anda dengan babtisan air sedangkan iman menuntut perbuatan iman.

Cara cara yang terdapat dalam alkitab :

  1. Matius 3 : 6 lalu dibaptiskannya mereka itu di dalam Sungai Yarden, sambil masing-masing mengaku dosanya (terjemahan lama)

  2. Yoh. 1 : 28 Segala perkara itu telah jadi di Baitani, di seberang Sungai Yarden, di tempat Yahya membaptiskan orang (terjemahan lama)

  3. Yoh. 10 Lalu pergilah Ia pula ke seberang Yarden, ke tempat Yahya mula-mula membaptiskan orang, lalu tinggallah Ia di situ (terjemahan lama)

    Mengapa di kerjakan didalam sungai ??

  4. Yoh. 3 : 23 Tetapi Yahya ada juga membaptiskan orang di Ainun dekat Salim, karena banyak air di situ, maka datanglah orang, lalu dibaptiskannya

Mengapa butuh air??

Matius 3 : 16 Setelah Yesus dibaptiskan, naiklah Ia dari dalam air itu dengan segera, maka terbukalah langit, lalu dilihat-Nya Roh Allah turun seperti seekor burung merpati datang ke atas-Nya

Tuihan Yesus keluar, naik dari dalam air, inbi berarti ia di celup seluruh tubuhnya kebawah permukaan air, lalu keluar dan naik dari dalam air, bukan naik keluar dasri sungai. Tuhan Yesus sendiri perlu didalam air yordan,

mat. 3 : 14 Tetapi Yahya menolak kehendak-Nya sambil berkata, “Patutlah hamba ini dibaptiskan oleh Tuhanku, masakan Tuhanku datang kepada hamba!”

3:15 Tetapi Yesus menyahut serta berkata kepadanya, “Biarkanlah, karena demikianlah patut bagi kita menggenapi segala syarat agama.” Lalu diturutnya. Apalagi kita. Apakah ada orang yang terlalu mulia sehingga tidak layak “dibegitukan”?

Kalau naaman menghina untuk di celup dalam sungai yordan, ia akan kehilangan berkat yang paling besar seumur hidupnya. Untung ia bertobat dan membuang kesombongan, merendahkan diri untuk dicelup dalam Yordan seperti orang lainnya dan ia mendapat berkat surgawi yuang paling besar, ia berobah menjadi baru sama sekali. Begitu pula dengan “dicelup” dalam baptisan air, kalau sudah mengerti kebenaran ini, janganlah menghina tetapi bertobat seperti Naaman.

Kis 8 : 36 Maka di dalam berjalan itu, sampailah keduanya kepada suatu tempat yang berair; maka kata sida-sida itu, “Di sini ada air, sapakah yang menggendalakan aku daripada berbaptis?”
8:37 Maka jawab Pilipus, “Jikalau Tuan percaya dengan sebulat-bulat hati, bolehlah.” Maka ujarnya, “Sahaja percaya bahwa Yesus Kristus itulah Anak Allah!”
8:38 Lalu ia menyuruhkan kendaraan itu berhenti; maka keduanya pun turunlah ke dalam air, yaitu Pilipus dan sida-sida itu; lalu Pilipus membaptiskan dia.
8:39 Tatkala mereka itu naik dari dalam air, maka Roh Tuhan pun meraibkan Pilipus, dan sida-sida itu tiada lagi nampak dia, lalu ia berjalan pulang dengan sukacitanya sepanjang jalan.

Jadi dibutuhkan banyak air, supaya seluruh badan orang itu dicelupkan, yaitu “dikuburkan”. Jadi cara baptisan dalam alkitab adalah dengan mencelup seluruh orang itu kedalam air.
Dalam bahasa Yunani, baptisan berasal dari kata bapto = todip = dicelup (Vine’s expository of new testament words). Kalau upacara ini dari semula sudah diberi nama “dicelup” itu berarti dicelup ke dalam air.
Ditinjau dari arti rohaninya baptisan air adalah penguburan hidup yang lama

Roma 6 : 4 Demikianlah kita dikuburkan serta-Nya oleh baptisan itu ke dalam maut, supaya sebagaimana Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, sedemikian itu juga kita ini pun dapat berjalan di dalam suatu hidup yang baharu

Untuk mengubur dibutuhkan lobang yang cukup dalam dan seluruh mayat ditutup tanha. Baptisan dengan mencelup seluruh badan ke dalam air itu tepat sekali menggambarkan penguburan.
Pernahkah ada seorang yang meninggal dikuburkan sebagian sehingga leher dan kepalanya nongol di luar??

Demi nama siapa??

Nama ini penting. Baptisan Yohanes itu sama seperti baptisan yang dsiperintahkan Tuhah Yesus, tetapi tanpa nama. Justru karena itun harus diulangikarena nama Tuhan Yesus Kristus sudah dinyatakan.

Kisah 19 : 3 Lalu kata Paulus kepada mereka: “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka: “Dengan baptisan Yohanes.”
19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.
19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
Jadi harus dibaptis dalam nama Tuhan Yesus
Kisah 2 : 38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Jadi harus dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Matrius 28 : 19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus

Menolak baptisan air berarti menolak Allah. Allah juga akan menolak mereka. (orang parisi dan fakih menolak kehendak Allah atas dirinya sendiri.)
Menerima baptisan air tanpa nertobat, itu menipu Allah dan penipu tidak akan masuk kerajaan sorga.
Menerima baptisan air berarti mengambil keputusan untuk mau menjadi hamba dan tuan kebenaran yaitu Firman Allah.
Karena itu baptisan air harus diikuti oleh ketaatan setiap hari, terus menerus berjalan dipimpin ROH, sehingga HIDFUP BARU menjadi pengalamanmasing masing kita dengan kemuliaan kesucian Allah yang lebih hari lebih meningkat terus.

Jadi harus di sungai sis? Di kolam tidak bisa?

itu yang tertulis di alkitab.
yang jelas, agar seluruh tubuhnya - yang dibaptis - terbenam dalam air.
sekarang ini umumnya di kolam, atau ditepi pantai - air laut -
ada gereja sudah menyediakan kolam baptis secara parmanent di kompleks nya

salam

Ya memang itu arti baptisan sesungguhnya…^^

yup :afro:

tentu Tuhan akan menerima kamu, karena Tuhan tidak diskriminatif.

Tuhan tidak membeda-bedakan, manusia yang suka dikriminasi terhadap sesama manusia.

jadi percayalah bahwa Tuhan akan selalu menerima kamu, siapa pun kamu.

Bahan doa? tidak perlu pakai bahan, masuk ke dalam kamar sendirian tutup dan kunci pintu lalu berbicaralah kepada Tuhan seperti gaya bahasamu sehari-hari.

Berdoa itu adalah sesuatu yang amat pribadi, jadi tidak perlu diperlihatkan kepada orang lain.

dalam buku pengajaran rasul-rasul atau didakhe, Petrus mengajarkan alternatif cara Baptisan, jika tidak ada kolam (mikveh mayim) atau running water:

…But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit (emphasis added)

…But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit (emphasis added)

Mbak,
kalao imho, manifestasi bahwa anda menerima Yesus dalam hidup anda adalah IMPLEMENTASI NYATA dalam setiap hidup anda sehari-hari…
Nilai-nilai keimanan esensial kekristenan yang anda terima melalui simbol Yesus → marilah kita PRAKTEKKAN SECARA NYATA dalam keseharian kita.

Baptis, imho, adalah seremoni formal yang men-deklarasikan bahwa anda SECARA FORMAL dan SIMBOLIK telah masuk dalam komunitas itu…
Jadi menurut saya, amat jauh lebih penting IMPLEMENTASI keimanan esensial DARIPADA sekedar Simbol & Seremonial aja…

Soal apakah anda diterima oleh Tuhan atau tidak kalao belum dibaptis…
Silakan ditanyakan ke Tuhan sendiri…
Soalnya TIDAK ADA SATU ORANG PUN disini (selama manusia lho ya…) yang BISA MENJAWAB…
kalo yg merasa tahu jawabannya → ada dua kemungkinan:

  1. Tuhan sendiri yang sedang menyamar jadi member forum ini…
  2. Orang Sok Tahu yang cuma hasil interpretasi dan dugaan habis bolak-balik alkitab sampe lecek.

ehehe…

Jadi… santai aja…
wong orang yang udah dibaptis dari lahir, khatam alkitab, kegereja 3 x sehari, sepersepuluhan gak pernah absen, berdoa 100 x sehari, ngakunya cuma ikut Yesus langsung, dan lain-lain…
itu aja belum tentu diterima tuhan kok…
Tahu dari mana… wong Tuhannnya aja belum memutuskan (buktinya masih hidup di dunia kan?)

salam…

hi tante emmy,
mendengar cerita tante menyesal karena belum dibaptis, masih ada tahun depan kok tante, kalo tante merasa menyesal berarti tante sudah sedia dong dibaptis :wink: jadi tunggu aja kok tante gak ada kata terlambat :afro: mengenai “seandainya saya meninggal sebelum dibaptis nanti” itu kan cuma pengandaian tante ajah, yang tahu itu cuma TUHAN jadi gak usah takut pikir masa depan, serahken semua sama TUHAN.
Kalau mengenai bahan doa, coba deh tante baca Matius 6:9-13, doa BAPA KAMI, simpel tapi maknanya luarrrr biasa… :afro: