1 Jam tanpa dosa

Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, “Ayah, bisakah seseorang melewati seumur hidupnya tanpa berbuat dosa?”

Ayahnya menjawab sambil tersenyum : “tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup setahun tanpa berbuat dosa?” tanyanya lagi.

Ayahnya berkata: “tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa berbuat dosa?”

Lagi-lagi ayahnya berkata : “Tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa berbuat dosa?” gadis kecil itu bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras untuk menjawab: “mm… mungkin bisa, nak.”

“Lalu… bisakah seseorang hidup satu jam tanpa dosa? tanpa berbuat jahat untuk beberapa saat, hanya waktu demi waktu saja, yah? Bisakah?”

Ayahnya tertawa dan berkata : “Nah, kalau itu pasti bisa, nak.”

Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata : “Kalau begitu ayah, aku mau memperhatikan hidupku jam demi jam, waktu demi waktu, momen demi momen, supaya aku bisa belajar tidak berbuat dosa. Kurasa hidup jam demi jam lebih mudah dijalani, ya?”

sumber renungan harian kita

Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, “Ayah, bisakah seseorang melewati seumur hidupnya tanpa berbuat dosa?”

Ayahnya menjawab sambil tersenyum : “tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup setahun tanpa berbuat dosa?” tanyanya lagi.

Ayahnya berkata: “tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa berbuat dosa?”

Lagi-lagi ayahnya berkata : “Tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa berbuat dosa?” gadis kecil itu bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras untuk menjawab: “mm… mungkin bisa, nak.”

“Lalu… bisakah seseorang hidup satu jam tanpa dosa? tanpa berbuat jahat untuk beberapa saat, hanya waktu demi waktu saja, yah? Bisakah?”

Ayahnya tertawa dan berkata : “Nah, kalau itu pasti bisa, nak.”

Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata : “Kalau begitu ayah, aku mau memperhatikan hidupku jam demi jam, waktu demi waktu, momen demi momen, supaya aku bisa belajar tidak berbuat dosa. Kurasa hidup jam demi jam lebih mudah dijalani, ya?”

Sumber : Warta GBI Kamal Raya

Ps 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Ps 84:10 (84-11) Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

Hadirat Tuhan itulah yang membuat … kita dimapukan hidup tanpa dosa …bukan hanya satu jam … ttp 1 hari pun bisa

sbb mata Tuhan … melihat segala hal yang kita perbuat :coolsmiley:

Hidup tanpa dosa kayaknya nggak mungkin, bisakah Anda dalam satu hari tidak berpikir buruk, hati, pikiran dan ucapan benar-benar tanpa dosa? Bisakah dalam sehari mampu menunjukkan kasih yang tanpa syarat dan dalam segala hal melakukan dengan perfec? Saya nggak kebayang tuh ada orang bisa seperti itu, tanpa dosa?

Malah kalau kita berani mengklaim bahwa kita tidak berbuat dosa, kita sebenarnya menipu diri kita sendiri…Nah loh :slight_smile:

nice post… ^^ keep Growing.

'Hidup’lah untuk 1 Jam… (ke jam berikutnya dst… ^^)

Kalau melewati seumur hdp ya gak mungkinlah,karena manusia tdk luput dr dosa.Tapi kalau ditanyakan bisakah manuria hdp sebulan tanpa berbuat dosa jwbnya…bisa.
“Karena apa yg mustahil bg manusia tdk mustahil bg Allah”…asal yakin dan percaya aja,
Salam,